GERAKAN PASCA PANEN: Upaya mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Kamis, 25 Agustus 2016

Buol, (24/8/2016), Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buol melaksanakan Gerakan Pasca Panen sekaligus Panen Jagung di Desa Modo 1 Kecamatan Bukal.  Hadir pada acara tersebut antara lain Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Bupati, Ketua DPRD, Dandim 1305/Buol Toli-Toli dan para Kepala SKPD Kabupaten Buol serta Narasumber dari Balai Besar Mekanisasi Pertanian Serpong dan Institut Pertanian Bogor.

Kegiatan  dilaksanakan untuk mensosialisasikan dan menambah wawasan para petani di Kabupaten Buol khususnya Kecamatan Bukal tentang penanganan pasca panen yang baik. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan panen jagung menggunakan Corn Combine yang bersumber dari bantuan pemerintah DIPA APBN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan TA 2016. Selain itu juga dilakukan pemeragaan alat perontok jagung (Corn Sheler), dan penyerahan secara simbolis traktor roda 2 untuk kelompok tani di Desa Modo 1.

Kepada petani, Direktur PPHTP menyampaikan pentingnya penanganan pascapanen yang baik, mulai dari penggunaan dan perawatan alsintan, sampai penanganan mutu hasil panen.  Sehingga diharapkan susut hasil bisa ditekan dan produksi dapat lebih optimal sehingga target nasional terpenuhi. Dengan demikian impor tidak diperlukan lagi karena stok di dalam negeri tersedia. Untuk pemasaran hasil panen, Direktur PPHTP meminta Bupati Buol agar berkoordinasi dengan BULOG untuk menyerap hasil panen tersebut.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan tahun 2016 telah mengalokasikan kegiatan bantuan pengembangan jagung hibrida seluas 5.000 Ha, pengembangan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Padi seluas 3.650 Ha dan pengembangan Kedelai seluas 650 Ha. Berkaitan dengan penanganan panen dan pasca panen, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan telah mengalokasikan 3 unit Combine Harvester kecil, 15 unit Combine Harvester Sedang, 3 unit Combine Harvester Besar, 2 Unit Corn combine, 20 Cornsheler, 20 Power Thresher Multiguna untuk mendukung program Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai di Kabupaten Buol. (Humas TP)

Google+

Buol, (24/8/2016), Direktorat Jenderal Tanaman Pangan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buol melaksanakan Gerakan Pasca Panen sekaligus Panen Jagung di Desa Modo 1 Kecamatan Bukal.  Hadir pada acara tersebut antara lain Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Bupati, Ketua DPRD, Dandim 1305/Buol Toli-Toli dan para Kepala SKPD Kabupaten Buol serta Narasumber dari Balai Besar Mekanisasi Pertanian Serpong dan Institut Pertanian Bogor.

Kegiatan  dilaksanakan untuk mensosialisasikan dan menambah wawasan para petani di Kabupaten Buol khususnya Kecamatan Bukal tentang penanganan pasca panen yang baik. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan panen jagung menggunakan Corn Combine yang bersumber dari bantuan pemerintah DIPA APBN Direktorat Jenderal Tanaman Pangan TA 2016. Selain itu juga dilakukan pemeragaan alat perontok jagung (Corn Sheler), dan penyerahan secara simbolis traktor roda 2 untuk kelompok tani di Desa Modo 1.

Kepada petani, Direktur PPHTP menyampaikan pentingnya penanganan pascapanen yang baik, mulai dari penggunaan dan perawatan alsintan, sampai penanganan mutu hasil panen.  Sehingga diharapkan susut hasil bisa ditekan dan produksi dapat lebih optimal sehingga target nasional terpenuhi. Dengan demikian impor tidak diperlukan lagi karena stok di dalam negeri tersedia. Untuk pemasaran hasil panen, Direktur PPHTP meminta Bupati Buol agar berkoordinasi dengan BULOG untuk menyerap hasil panen tersebut.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan tahun 2016 telah mengalokasikan kegiatan bantuan pengembangan jagung hibrida seluas 5.000 Ha, pengembangan Intensifikasi dan Ekstensifikasi Padi seluas 3.650 Ha dan pengembangan Kedelai seluas 650 Ha. Berkaitan dengan penanganan panen dan pasca panen, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan telah mengalokasikan 3 unit Combine Harvester kecil, 15 unit Combine Harvester Sedang, 3 unit Combine Harvester Besar, 2 Unit Corn combine, 20 Cornsheler, 20 Power Thresher Multiguna untuk mendukung program Swasembada Padi, Jagung dan Kedelai di Kabupaten Buol. (Humas TP)

Google+
berita lain