MENTERI PERTANIAN TANAM PADI TUTUP TAHUN DI ENTIKONG

Senin, 24 Oktober 2016

Sanggau, (22/10/2016) Disambut dengan beberapa orang pakaian adat Dayak dan deretan pelajar sekolah dasar berpakaian pramuka, Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja dalam rangka ‘ Tanam  Padi Tutup Tahun dengan tema  “ Membangun Lumbung Pangan di Perbatasan “ di Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan ini Menteri Pertanian di dampingi Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan wakil ketua DPR Komisi IV Daniel Johan, Bupati Sanggau beserta beserta SKPD se Kabupaten Sanggau dan Provinsi Kalimantan Barat. Penanaman padi ini dilakukan diatas lahan 1 Ha dari total luas 30 Ha dan menggunakan metode Hazton yaitu menanam dengan 20 benih secara langsung. Metode ini menghasilkan produksi yang banyak dan dapat di panen secara serentak.

Tanam padi di perbatasan ini untuk meningkatkan produksi  selain untuk eksport ke negara tetangga dimana tidak membutuhkan biaya transportasi yang terlalu tinggi karena sudah bersebelahan dengan negara tetangga.

“  Metode Hazton ini sudah Nasional, susah di serang hama, tumbuh bersama jadi indukan dan langsun tumbuh sehingga bisa menghasilakn produksi yang tinggi “ demikian ujar Menteri Pertanian.

“Luas Kalimantan ini jauh lebih besar dari pada Malaysia , potensi kita jauh lebih besar daripada negara tetangga. Kuncinya jangan malas. Kerja, kerja dan kerja “ lanjutnya.

Setelah melakukan tanam padi di Kecamatan Entikong Menteri Pertanian melanjutkan perjalanan ke Pos Lintas Batas RI – Malaysia di Entikong. Menteri Pertanian meninjau pos karantina pertanian mengecek kualitas pangan sebelum dikirim ke negara tetangga . Pada sore hari nya perjalanan Menteri Pertanian berlanjut ke Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak , untuk melakukan penanam an padi  un tuk jenis bberas organik. Masih di dampingi Gubernur  Cornelis dan anggota Komisi IX Dapil Kalimatan Barat Karolin Margaret Natasa. (HUMAS DITJEN TP)

Google+

Sanggau, (22/10/2016) Disambut dengan beberapa orang pakaian adat Dayak dan deretan pelajar sekolah dasar berpakaian pramuka, Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja dalam rangka ‘ Tanam  Padi Tutup Tahun dengan tema  “ Membangun Lumbung Pangan di Perbatasan “ di Desa Semanget Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan ini Menteri Pertanian di dampingi Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dan wakil ketua DPR Komisi IV Daniel Johan, Bupati Sanggau beserta beserta SKPD se Kabupaten Sanggau dan Provinsi Kalimantan Barat. Penanaman padi ini dilakukan diatas lahan 1 Ha dari total luas 30 Ha dan menggunakan metode Hazton yaitu menanam dengan 20 benih secara langsung. Metode ini menghasilkan produksi yang banyak dan dapat di panen secara serentak.

Tanam padi di perbatasan ini untuk meningkatkan produksi  selain untuk eksport ke negara tetangga dimana tidak membutuhkan biaya transportasi yang terlalu tinggi karena sudah bersebelahan dengan negara tetangga.

“  Metode Hazton ini sudah Nasional, susah di serang hama, tumbuh bersama jadi indukan dan langsun tumbuh sehingga bisa menghasilakn produksi yang tinggi “ demikian ujar Menteri Pertanian.

“Luas Kalimantan ini jauh lebih besar dari pada Malaysia , potensi kita jauh lebih besar daripada negara tetangga. Kuncinya jangan malas. Kerja, kerja dan kerja “ lanjutnya.

Setelah melakukan tanam padi di Kecamatan Entikong Menteri Pertanian melanjutkan perjalanan ke Pos Lintas Batas RI – Malaysia di Entikong. Menteri Pertanian meninjau pos karantina pertanian mengecek kualitas pangan sebelum dikirim ke negara tetangga . Pada sore hari nya perjalanan Menteri Pertanian berlanjut ke Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak , untuk melakukan penanam an padi  un tuk jenis bberas organik. Masih di dampingi Gubernur  Cornelis dan anggota Komisi IX Dapil Kalimatan Barat Karolin Margaret Natasa. (HUMAS DITJEN TP)

Google+
berita lain