Dirjen TP bersama BPTP Sumut Panen Padi Jajar Legowo Super di Deli Serdang

Selasa, 13 Desember 2016

Panen padi Jajar legowo (Jarwo) Super  dilakukan di lahan seluas 10 hektar yang terdiri dari varietas Inpari 31, Inpari 32 dan Inpari 33 [Jumat, 9/12/2016]. Dari ketiga varietas tersebut, Inprari 33 bisa berproduksi 9,52 ton/ha, inpari 32  sebesar 8,03 ton/ha dan Inpari 30 sebesar 7,84 ton/ha.  Hasil panen jarwo super ini nantinya akan disimpan di Unit Pengelola Benih Sumber. Kemudian pada tahun 2017, benih ini akan disebar ke lima kabupaten di Sumut, antara lain Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Batubara dan Padang Lawas Utara. Lahan yang sudah disiapkan  seluas 1.000 hektar dengn kebutuhan benih sebanyak 25 ton. BPTP akan bertindak sebagai pendamping  teknis, sementara untuk pelaksanaannya oleh Dinas Pertanian Kabupaten dan petani.

Dirjen Tanaman Pangan, Hasil Sembiring mengatakan pada tahun 2017  telah dianggarkan seluas 10.000 ha untuk pengembangan Jarwo Super di seluruh Indonesia.  Dengan benih hasil hasil teknologi jarwo super ini, ditargetkan  produksi padi bisa meningkat dan Indonesia bisa swasembada , tidak perlu impor beras.

Kegiatan panen padi Jarwo Super di desa Pasar Miring Kecamatan Pagar Merbau Kab. Deli Serdang  dihadiri oleh Dirjen Tanaman Pangan, Kepala BBP2TP Badan Litbang, Kepala BPTP Sumut, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten  Deli Serdang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batu bara, peneliti BPTP dan kelompok tani.(HUMAS TP)

Google+

Panen padi Jajar legowo (Jarwo) Super  dilakukan di lahan seluas 10 hektar yang terdiri dari varietas Inpari 31, Inpari 32 dan Inpari 33 [Jumat, 9/12/2016]. Dari ketiga varietas tersebut, Inprari 33 bisa berproduksi 9,52 ton/ha, inpari 32  sebesar 8,03 ton/ha dan Inpari 30 sebesar 7,84 ton/ha.  Hasil panen jarwo super ini nantinya akan disimpan di Unit Pengelola Benih Sumber. Kemudian pada tahun 2017, benih ini akan disebar ke lima kabupaten di Sumut, antara lain Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Batubara dan Padang Lawas Utara. Lahan yang sudah disiapkan  seluas 1.000 hektar dengn kebutuhan benih sebanyak 25 ton. BPTP akan bertindak sebagai pendamping  teknis, sementara untuk pelaksanaannya oleh Dinas Pertanian Kabupaten dan petani.

Dirjen Tanaman Pangan, Hasil Sembiring mengatakan pada tahun 2017  telah dianggarkan seluas 10.000 ha untuk pengembangan Jarwo Super di seluruh Indonesia.  Dengan benih hasil hasil teknologi jarwo super ini, ditargetkan  produksi padi bisa meningkat dan Indonesia bisa swasembada , tidak perlu impor beras.

Kegiatan panen padi Jarwo Super di desa Pasar Miring Kecamatan Pagar Merbau Kab. Deli Serdang  dihadiri oleh Dirjen Tanaman Pangan, Kepala BBP2TP Badan Litbang, Kepala BPTP Sumut, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Sumut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten  Deli Serdang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Batu bara, peneliti BPTP dan kelompok tani.(HUMAS TP)

Google+
berita lain