Sukabumi Siap Mendorong Peningkatan Produksi Padi Menuju Swasembada

Senin, 30 Januari 2017

Sukabumi 28/1/2017 – Kelompok Tani Barokah yang ada di Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Propinsi jawa Barat melaksankan kegiatan Pencanangan Gerakan Percepatan Tanam dan Panen Padi Tahun 2017, hadir pada kegiatan tersebut  Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian DR.Ir. Maman Suherman.MM, Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami, MM, Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Dedah Herlina, Bulog Divre Cianjur, Dandim Kab/Kota dan unsur Muspida Kabupaten Sukabumi.

Panen ditandai dengan memanen padi menggunakan mesin panen combine harvester oleh Bupati Sukabumi bersama Sekditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dan para petani.

Hari ini saya sangat berbahagia dan bangga karena dapat hadir ditengah-tengah para petani dan masyarakat dalam rangka  gerakan panen padi di Kecamatan Cicantayan Kab. Sukabumi Jabar. Kegiatan gerakan panen padi ini adalah bukti nyata untuk mendorong peningkatan produksi padi nasional menuju swasembada. “Saya mengharapkan peran serta aktif pemerintah daerah untuk memberi perhatian khusus pada upaya pengembangan komoditi padi, Saya yakin dengan dukungan Gubernur dan para Bupati serta kerja keras dan cerdas serta ikhlas dari kita semua selaku pemangku kepentingan maka insya Allah upaya untuk mencapai swasembada padi akan kita raih” Demikian disampaikan Sestditjen Tanaman Pangan Maman Suherman mengawali sambutannya pada acara tersebut.

Provinsi Jawa Barat merupakan sentra utama produksi padi menempati urutan ke pertama di Indonesia dengan produksi rata-rata sekitar 11,6 juta ton per tahun. Dengan produksi tersebut Jawa Barat berkontribusi rata-rata 15,08 % per tahun terhadap produksi nasional.

Pada tahun 2017, sasaran produksi padi nasional sebesar 85,6 juta ton. Produksi padi Jawa Barat ditargetkan sebesar 12.853.494 juta ton dengan luas tanam 2.696.105 ha dan diharapkan Kabupaten Sukabumi dapat berkontribusi seluas 218.355 ha

Meningkatnya produksi padi khususnya di Jawa Barat ini dipicu oleh meningkatnya minat petani mengembangkan padi karena adanya kesesuaian lahan, pola tanam dan dengan tingkat keuntungan yang memadai. Kondisi seperti ini saya harapkan terus bertahan dan berkembang sehingga dimasa yang akan datang Propinsi Jawa Barat tetap menjadi sentra utama produksi padi” Ujar Maman

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Sukabumi mengatakan bahwa dalam upaya pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi maka saya mengharapkan agar Bintara Pembina Desa (Babinsa) bisa bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian dalam membantu percepatan tanam para petani sehingga hasil produksi padi bisa meningkat. “ koordinasi dengan pihak TNI agar terus dilakukan dari tingkat Kodim sampai tingkat bawah “ungkapnya

Lebih lanjut Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa dalam rangka mempertahankan agar Propinsi Jawa Barat tetap menjadi sentra utama produksi padi khsusunya di Kabupaten Sukabumi dan sekaligus dalam upaya melindungi lahan pertanian dari alih fungsi, kami telah berupaya sejak 2 tahun yang lalu melalui penerbitan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Sebelum Perda tersebut diberlakukan, kami juga telah membuat payung hukum melalui penerbitan Peraturan Bupati untuk mengurangi laju alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian.  Di dalam Peraturan Bupati tersebut pada intinya siapapun yang memohon alih fungsi lahan, baik untuk keperluan pengembangan usaha maupun untuk pengembangan pemukiman harus bersedia mengganti lahan sesuai dengan aturan, setidaknya dua kali lipat luasnya dari luas lahan yang akan dialihfungsikan. “Insya Alloh di awal bulan Agustus 2016, Peraturan Daerah tentang LP2B di Kabupaten Sukabumi akan diberlakukan, oleh karena itu mohon kepada semua pihak untuk bisa mensosialisasikan Perda tersebut. “Tegasnya.

Sehari sebelumnya 27/1/2017 bertempat di Hotel Salabinta Kabupaten Sukabumi telah diadakan Rapat Koordinasi dengan tema “ Desiminasi Tim Upsus Pajale Tingkat Lapangan Se – Kabupaten Sukabumi” point penting yang dibahas diantaranya tentang : Luas tanam padi musim tanam 2014/2015, 2015/2016 dan 2016/2017 Provinsi Jawa Barat. Luas tanam padi musim tanam 2014/2015, 2015/2016 dan 2016/2017 Kabupaten Sukabumi. Sinkronisasi data realisasi tanam padi musim tanam. oktober 2016 – maret 2017.  Mekanisme pengumpulan dan pengiriman data luas tanam dan luas panen program upsus padi, jagung, kedelai, dan Langkah operasional mendorong penambahan areal tanam dan peningkatan produksi padi.

Google+

Sukabumi 28/1/2017 – Kelompok Tani Barokah yang ada di Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Propinsi jawa Barat melaksankan kegiatan Pencanangan Gerakan Percepatan Tanam dan Panen Padi Tahun 2017, hadir pada kegiatan tersebut  Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian DR.Ir. Maman Suherman.MM, Bupati Sukabumi Drs. H. Marwan Hamami, MM, Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukabumi Dedah Herlina, Bulog Divre Cianjur, Dandim Kab/Kota dan unsur Muspida Kabupaten Sukabumi.

Panen ditandai dengan memanen padi menggunakan mesin panen combine harvester oleh Bupati Sukabumi bersama Sekditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian dan para petani.

Hari ini saya sangat berbahagia dan bangga karena dapat hadir ditengah-tengah para petani dan masyarakat dalam rangka  gerakan panen padi di Kecamatan Cicantayan Kab. Sukabumi Jabar. Kegiatan gerakan panen padi ini adalah bukti nyata untuk mendorong peningkatan produksi padi nasional menuju swasembada. “Saya mengharapkan peran serta aktif pemerintah daerah untuk memberi perhatian khusus pada upaya pengembangan komoditi padi, Saya yakin dengan dukungan Gubernur dan para Bupati serta kerja keras dan cerdas serta ikhlas dari kita semua selaku pemangku kepentingan maka insya Allah upaya untuk mencapai swasembada padi akan kita raih” Demikian disampaikan Sestditjen Tanaman Pangan Maman Suherman mengawali sambutannya pada acara tersebut.

Provinsi Jawa Barat merupakan sentra utama produksi padi menempati urutan ke pertama di Indonesia dengan produksi rata-rata sekitar 11,6 juta ton per tahun. Dengan produksi tersebut Jawa Barat berkontribusi rata-rata 15,08 % per tahun terhadap produksi nasional.

Pada tahun 2017, sasaran produksi padi nasional sebesar 85,6 juta ton. Produksi padi Jawa Barat ditargetkan sebesar 12.853.494 juta ton dengan luas tanam 2.696.105 ha dan diharapkan Kabupaten Sukabumi dapat berkontribusi seluas 218.355 ha

Meningkatnya produksi padi khususnya di Jawa Barat ini dipicu oleh meningkatnya minat petani mengembangkan padi karena adanya kesesuaian lahan, pola tanam dan dengan tingkat keuntungan yang memadai. Kondisi seperti ini saya harapkan terus bertahan dan berkembang sehingga dimasa yang akan datang Propinsi Jawa Barat tetap menjadi sentra utama produksi padi” Ujar Maman

Sementara itu ditempat yang sama Bupati Sukabumi mengatakan bahwa dalam upaya pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Sukabumi maka saya mengharapkan agar Bintara Pembina Desa (Babinsa) bisa bekerjasama dengan Penyuluh Pertanian dalam membantu percepatan tanam para petani sehingga hasil produksi padi bisa meningkat. “ koordinasi dengan pihak TNI agar terus dilakukan dari tingkat Kodim sampai tingkat bawah “ungkapnya

Lebih lanjut Bupati Sukabumi menyampaikan bahwa dalam rangka mempertahankan agar Propinsi Jawa Barat tetap menjadi sentra utama produksi padi khsusunya di Kabupaten Sukabumi dan sekaligus dalam upaya melindungi lahan pertanian dari alih fungsi, kami telah berupaya sejak 2 tahun yang lalu melalui penerbitan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2014 tentang Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Sebelum Perda tersebut diberlakukan, kami juga telah membuat payung hukum melalui penerbitan Peraturan Bupati untuk mengurangi laju alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian.  Di dalam Peraturan Bupati tersebut pada intinya siapapun yang memohon alih fungsi lahan, baik untuk keperluan pengembangan usaha maupun untuk pengembangan pemukiman harus bersedia mengganti lahan sesuai dengan aturan, setidaknya dua kali lipat luasnya dari luas lahan yang akan dialihfungsikan. “Insya Alloh di awal bulan Agustus 2016, Peraturan Daerah tentang LP2B di Kabupaten Sukabumi akan diberlakukan, oleh karena itu mohon kepada semua pihak untuk bisa mensosialisasikan Perda tersebut. “Tegasnya.

Sehari sebelumnya 27/1/2017 bertempat di Hotel Salabinta Kabupaten Sukabumi telah diadakan Rapat Koordinasi dengan tema “ Desiminasi Tim Upsus Pajale Tingkat Lapangan Se – Kabupaten Sukabumi” point penting yang dibahas diantaranya tentang : Luas tanam padi musim tanam 2014/2015, 2015/2016 dan 2016/2017 Provinsi Jawa Barat. Luas tanam padi musim tanam 2014/2015, 2015/2016 dan 2016/2017 Kabupaten Sukabumi. Sinkronisasi data realisasi tanam padi musim tanam. oktober 2016 – maret 2017.  Mekanisme pengumpulan dan pengiriman data luas tanam dan luas panen program upsus padi, jagung, kedelai, dan Langkah operasional mendorong penambahan areal tanam dan peningkatan produksi padi.

Google+
berita lain