Dirjen TP pimpin Rakor Pemantapan Pelaksanaan APBNP Kedelai 2017 di Bogor

Rabu, 20 September 2017

Rapat Koordinasi Pemantapan Pelaksanaan APBNP Kedelai Tahun Anggaran 2017, dilaksanakan di IPB Hotel & Convention Center (Botani Square) Bogor pada tanggal 19 – 20 September 2017. Peserta Rakor adalah Penanggungjawab Kegiatan APBNP Kedelai Tahun 2017 (Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultua/Kepala Bidang Tanaman Pangan) Provinsi dan Kepala Bidang Tanaman Pangan/Kepala Seksi yang menangani kedelai di kabupaten/kota yang berasal dari 20 provinsi pelaksana APBNP Kedelai Tahun 2017, serta Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS., DAA memberikan arahan pada saat pembukaan bahwa APBNP Kedelai Tahun 2017 dapat dilakukan secara maksimal dan tepat waktu. Dengan terlaksananya APBNP Kedelai ini dapat merangsang bertambahnya luas tanam secara swadaya melalui “Buy One Get One Free”. Agar program dapat tercapai maka Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota harus memastikan keberadaan dan kesiapan benih yang berasal dari wilayah setempat (In Situ). Pastikan kedelai APBNP Tahun 2017 dapat tertanam pada Oktober-November 2017, sedangkan Desember disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan pada TA 2018. Pendampingan pelaksanaan peningkatan produksi kedelai ini harus dikawal oleh Penyuluh Pertanian dan jajaran petugas pertanian daerah lainnya agar berjalan dengan baik dan tepat waktu.

Dalam rangka memantapkan pelaksanaan APBNP Kedelai Tahun 2017 untuk memenuhi target 500.000 ha, maka pada rapat koordinasi ini hadir narasumber dari Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kementerian Pertanian; Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan; Direktur Pupuk dan Pestisida; Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi; Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP; Direktur Pengadaan BULOG

Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Maman Suherman, MM menyampaikan materi Pelaksanaan Kegiatan APBN-P Kedelai tahun 2017, menekankan bahwa dalam proses pencairan Bantuan Pemerintah melalui APBN-P Kedelai TA 2017 PPK Provinsi hars segera menetapkan harga yang wajar sesuai kebutuhan sarana produksi sesuai petunjuk teknis.. Manfaatkan ketersediaan benih bersubsidi ini dengan segera membuat usulan (Daftar Usulan Pembelian Benih Bersubsidi (DUPBB).

Google+

Rapat Koordinasi Pemantapan Pelaksanaan APBNP Kedelai Tahun Anggaran 2017, dilaksanakan di IPB Hotel & Convention Center (Botani Square) Bogor pada tanggal 19 – 20 September 2017. Peserta Rakor adalah Penanggungjawab Kegiatan APBNP Kedelai Tahun 2017 (Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultua/Kepala Bidang Tanaman Pangan) Provinsi dan Kepala Bidang Tanaman Pangan/Kepala Seksi yang menangani kedelai di kabupaten/kota yang berasal dari 20 provinsi pelaksana APBNP Kedelai Tahun 2017, serta Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, MS., DAA memberikan arahan pada saat pembukaan bahwa APBNP Kedelai Tahun 2017 dapat dilakukan secara maksimal dan tepat waktu. Dengan terlaksananya APBNP Kedelai ini dapat merangsang bertambahnya luas tanam secara swadaya melalui “Buy One Get One Free”. Agar program dapat tercapai maka Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota harus memastikan keberadaan dan kesiapan benih yang berasal dari wilayah setempat (In Situ). Pastikan kedelai APBNP Tahun 2017 dapat tertanam pada Oktober-November 2017, sedangkan Desember disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan pada TA 2018. Pendampingan pelaksanaan peningkatan produksi kedelai ini harus dikawal oleh Penyuluh Pertanian dan jajaran petugas pertanian daerah lainnya agar berjalan dengan baik dan tepat waktu.

Dalam rangka memantapkan pelaksanaan APBNP Kedelai Tahun 2017 untuk memenuhi target 500.000 ha, maka pada rapat koordinasi ini hadir narasumber dari Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kementerian Pertanian; Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan; Direktur Pupuk dan Pestisida; Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi; Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, BPPSDMP; Direktur Pengadaan BULOG

Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Maman Suherman, MM menyampaikan materi Pelaksanaan Kegiatan APBN-P Kedelai tahun 2017, menekankan bahwa dalam proses pencairan Bantuan Pemerintah melalui APBN-P Kedelai TA 2017 PPK Provinsi hars segera menetapkan harga yang wajar sesuai kebutuhan sarana produksi sesuai petunjuk teknis.. Manfaatkan ketersediaan benih bersubsidi ini dengan segera membuat usulan (Daftar Usulan Pembelian Benih Bersubsidi (DUPBB).

Google+
berita lain