Direktur Serealia dan Gubernur Sulut Panen Jagung

Jum'at, 22 September 2017

Thumbnails
Thumbnails

Sulut(21-09-2017), Swasembada pangan khususnya komoditas jagung sudah menjadi program strategis utama Kementerian Pertanian yg harus terwujud di tahun 2017 ini.

Tiga juta ha program jagung di 2017 menjadi counterpart dari tiga juta ha minimal pertanaman jagung petani secara swadaya menjadikan total enam juta ha minimal pertanaman jagung diharapkan tertanam pada periode tanam Oktober 2016 hingga September 2017 untuk mendapatkan produksi jagung pipilan kering minimal 30,5 juta ton di tahun 2017.

Kriteria Lahan Baru yg disebut sebagai Penambahan Areal Tanam Baru (PATB) Jagung merupakan sasaran utama lahan pertanaman jagung program 2017 dan setidaknya mendekati 253 ribu ha dari 1.880.000 ha lahan PATB Nasional ada di Provinsi Sulawesi Utara.

Sementara lahan seluas 1, 2 jt ha disebut sebagai Penambahan Luas Tanam Jagung (PLTJ) yg merupakan lahan bera, pergantian komoditas, tumpang sari dan tanaman sela di areal tanaman belum menghasilkan (TBM) Perkebunan seperti dibawah tegakan kelapa, mete, kelapa sawit, dll.

Berbagai jenis varietas jagung hibrida dan inhibrida (komposit) telah ditanam di seluruh pelosok Indonesia yg merupakan bagian dari Program Kegiatan Jagung dimaksud. Paling tidak ada sekitar 68 ribu ha ada di Sulut menggenapkan program jagung tuk Sulut pada 2017 seluas 321 ribu ha.

Pada kesempatan ini, Gubernur menyebutkan bahwa semua lahan tidur selama ini termasuk lahan di bawah tegakan kelapa sdh menjadi program utama Sulut untukmenjadi areal pengembangan jagung yg mana berbagai fasilitas infrastruktur terkait sdh disiapkan Gubernur seperti kapal pengangkut jagung pipil, dermaga juga sdh siap ujar Gubernur .

Harapan Gubernur khususnya kepada Bapak Menteri Pertanian untuk mohon bantuan Silo beberapa unit yg dibutuhkan saat 2x panen jagung di musim hujan dan Traktor Roda 4 ber HP tinggi (minimal 125 HP) untuk menyiapkan lahan bukaan baru ke depan sembari menyampaikan apresiasi dan terimakasih banyak untuk Bapak Mentan atas semua bantuan yg sdh diberikan kepada Pemerintah Sulawesi Utara, ujar Gubernur.

Satu harapan Gubernur adalah menjadikan Sulut sebagai Sentra Jagung wilayah Timur NKRI yg menjadikan Sulut sebagai salah satu pintu ekspor jagung dan diversifikasi produk turunan nya dari NKRI ke berbagai negara luar ke depan

Google+
Thumbnails
Thumbnails

Sulut(21-09-2017), Swasembada pangan khususnya komoditas jagung sudah menjadi program strategis utama Kementerian Pertanian yg harus terwujud di tahun 2017 ini.

Tiga juta ha program jagung di 2017 menjadi counterpart dari tiga juta ha minimal pertanaman jagung petani secara swadaya menjadikan total enam juta ha minimal pertanaman jagung diharapkan tertanam pada periode tanam Oktober 2016 hingga September 2017 untuk mendapatkan produksi jagung pipilan kering minimal 30,5 juta ton di tahun 2017.

Kriteria Lahan Baru yg disebut sebagai Penambahan Areal Tanam Baru (PATB) Jagung merupakan sasaran utama lahan pertanaman jagung program 2017 dan setidaknya mendekati 253 ribu ha dari 1.880.000 ha lahan PATB Nasional ada di Provinsi Sulawesi Utara.

Sementara lahan seluas 1, 2 jt ha disebut sebagai Penambahan Luas Tanam Jagung (PLTJ) yg merupakan lahan bera, pergantian komoditas, tumpang sari dan tanaman sela di areal tanaman belum menghasilkan (TBM) Perkebunan seperti dibawah tegakan kelapa, mete, kelapa sawit, dll.

Berbagai jenis varietas jagung hibrida dan inhibrida (komposit) telah ditanam di seluruh pelosok Indonesia yg merupakan bagian dari Program Kegiatan Jagung dimaksud. Paling tidak ada sekitar 68 ribu ha ada di Sulut menggenapkan program jagung tuk Sulut pada 2017 seluas 321 ribu ha.

Pada kesempatan ini, Gubernur menyebutkan bahwa semua lahan tidur selama ini termasuk lahan di bawah tegakan kelapa sdh menjadi program utama Sulut untukmenjadi areal pengembangan jagung yg mana berbagai fasilitas infrastruktur terkait sdh disiapkan Gubernur seperti kapal pengangkut jagung pipil, dermaga juga sdh siap ujar Gubernur .

Harapan Gubernur khususnya kepada Bapak Menteri Pertanian untuk mohon bantuan Silo beberapa unit yg dibutuhkan saat 2x panen jagung di musim hujan dan Traktor Roda 4 ber HP tinggi (minimal 125 HP) untuk menyiapkan lahan bukaan baru ke depan sembari menyampaikan apresiasi dan terimakasih banyak untuk Bapak Mentan atas semua bantuan yg sdh diberikan kepada Pemerintah Sulawesi Utara, ujar Gubernur.

Satu harapan Gubernur adalah menjadikan Sulut sebagai Sentra Jagung wilayah Timur NKRI yg menjadikan Sulut sebagai salah satu pintu ekspor jagung dan diversifikasi produk turunan nya dari NKRI ke berbagai negara luar ke depan

Google+
berita lain