Ditjen Tanaman Pangan tandatangani Mou Pilot Project Penangkaran Benih Jagung Hibrida Nasional di Tuban Jatim

Senin, 24 Juni 2019

Tuban (22/6/2019) Bertempat Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban Ditjen Tanaman Pangan yang diwakili oleh Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. M. Takdir Mulyadi, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Tuban. Murtadji, SPi, MM dan PT. Twinn Rukimin, SP sebagai peng-Opkup Calon Benih menandatangani Mu Pilot Project Penangkaran Benih Jagung Hibrida Nasional. 

Pilot project ini merupakan tindak lanjut dari Permentan No. 18 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani. Permentan ini mengamanatkan agar percepatan pengembangan kawasan dilakukan melalui kegiatan percontohan.  “Kebutuhan benih jagung hibrida di Kab Tuban sangat besar dan berpeluang potensinya untuk berkontribusi memenuhi industri pakan ternak di Prov. Jawa Timur. Pada tahun 2019 untuk memenuhi areal produktif jagung seluas 119.000 ha, maka diperlukan kebutuhan benih sebanyak + 1.785 ton" ujar Murtadji.

Dalam sambutannya, Direktur Perbenihan menyampaikan bahwa “Kegiatan percontohan ini dimaksudkan untuk merangsang kelembagaan ekonomi petani agar bisa mengelola bisnis usaha tani penangkaran benih jagung hibrida secara mandiri dan dapat meningkatkan produksi benih nasional secara berkelanjutan,”. Untuk itu pada Tahun 2019 Kementerian Pertanian ditargetkan melaksanakan kegiatan “Pilot Project Pengembangan Kawasan Jagung Hibrida (Penangkaran Benih) Berbasis Korporasi Petani" seluas 1.000 ha.

“Keberhasilan Pilot Project ini diharapkan akan diterapkan di beberapa kawasan lain untuk mereplikasi kegiatan Perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi petani kedepan,” 
Pada kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan MoU kerjasama antara Kelompoktani Kec. Jatirogo, Tuban dengan Direktorat Perbenihan serta MoU Kelompoktani Kec. Jatirogo, Tuban dengan PT. Twinn untuk komitmen pembelian calon benih jagung hibrida sesuai standar mutu. Tahap pertama dilakukan percepatan tanam penangkaran benih jagung hibrida seluas 90 ha di Kec. Jatirogo dan secara bertahap seluas 500 ha di Kab. Tuban dengan varietas Litbang Nasa 29 dan JH.

dalam acara tersebut hadir juga Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Dr. M. Azrai, MP, SP, PT. Twinn Rukimin, SP sebagai peng-Opkup Calon Benih, beserta Pengawas Benih Tanaman (PBT) dan Petugas POPT Wilayah Kab. Tuban serta kelompok tani penerima bantuan.

Kontributor : Retno Setianingsih , Catur Setiawan

Google+

Tuban (22/6/2019) Bertempat Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban Ditjen Tanaman Pangan yang diwakili oleh Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Dr. Ir. M. Takdir Mulyadi, MM, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Tuban. Murtadji, SPi, MM dan PT. Twinn Rukimin, SP sebagai peng-Opkup Calon Benih menandatangani Mu Pilot Project Penangkaran Benih Jagung Hibrida Nasional. 

Pilot project ini merupakan tindak lanjut dari Permentan No. 18 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertanian Berbasis Korporasi Petani. Permentan ini mengamanatkan agar percepatan pengembangan kawasan dilakukan melalui kegiatan percontohan.  “Kebutuhan benih jagung hibrida di Kab Tuban sangat besar dan berpeluang potensinya untuk berkontribusi memenuhi industri pakan ternak di Prov. Jawa Timur. Pada tahun 2019 untuk memenuhi areal produktif jagung seluas 119.000 ha, maka diperlukan kebutuhan benih sebanyak + 1.785 ton" ujar Murtadji.

Dalam sambutannya, Direktur Perbenihan menyampaikan bahwa “Kegiatan percontohan ini dimaksudkan untuk merangsang kelembagaan ekonomi petani agar bisa mengelola bisnis usaha tani penangkaran benih jagung hibrida secara mandiri dan dapat meningkatkan produksi benih nasional secara berkelanjutan,”. Untuk itu pada Tahun 2019 Kementerian Pertanian ditargetkan melaksanakan kegiatan “Pilot Project Pengembangan Kawasan Jagung Hibrida (Penangkaran Benih) Berbasis Korporasi Petani" seluas 1.000 ha.

“Keberhasilan Pilot Project ini diharapkan akan diterapkan di beberapa kawasan lain untuk mereplikasi kegiatan Perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi petani kedepan,” 
Pada kesempatan ini, dilakukan pula penandatanganan MoU kerjasama antara Kelompoktani Kec. Jatirogo, Tuban dengan Direktorat Perbenihan serta MoU Kelompoktani Kec. Jatirogo, Tuban dengan PT. Twinn untuk komitmen pembelian calon benih jagung hibrida sesuai standar mutu. Tahap pertama dilakukan percepatan tanam penangkaran benih jagung hibrida seluas 90 ha di Kec. Jatirogo dan secara bertahap seluas 500 ha di Kab. Tuban dengan varietas Litbang Nasa 29 dan JH.

dalam acara tersebut hadir juga Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Maros Dr. M. Azrai, MP, SP, PT. Twinn Rukimin, SP sebagai peng-Opkup Calon Benih, beserta Pengawas Benih Tanaman (PBT) dan Petugas POPT Wilayah Kab. Tuban serta kelompok tani penerima bantuan.

Kontributor : Retno Setianingsih , Catur Setiawan

Google+
berita lain