KEMENTAN SALURKAN BANTUAN BENIH PADI LAHAN KERING SERTA PERCEPATAN TANAM PADI DI KAB. TULANG BAWANG DAN MESUJI

Senin, 22 Juli 2019

Lampung (14/7), Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan yang di wakili oleh Direktur Perbenihan (Dr. Mohammad Takdir Mulyadi, MM) sebagai penanggung jawab Upsus Provinsi Lampung melakukan kunjungan lapang di Kec Tulang Bawang dan Mesuji Prov. Lampung. Dalam kesempatan ini, Kementan bersama dengan Balai Pengkajian Teknilogi (BPTP) Prov Lampung, Dinas Pertanian Prov/Kab, PPL/KCD, Dandim, Babinsa, menyalurkan bantuan benih pusat padi lahan kering kepada Poktan dan mendirikan Posko gerakan percepatan LTT Padi.


Usulan kelompok tani yang mendesak dalam rangka percepatan LTT padi, yaitu bantuan benih padi lahan kering (rawa) bukan sawah eksisting atau lahan swadaya serta jalan usahatani untuk transportasi alsintan, serta power tresher, ujar Takdir. Meskipun saat ini, dampak perubahan iklim kekeringan sangat dirasakan oleh sebagian wilayah di Indonesia, namun Provinsi Lampung siap melakukan percepatan LTT padi dan meningkatkan produksi dan produktivitas padi di lahan kering, lanjut Takdir.


Tim upsus dari BPTP berkomitment siap mengawal upsus percepatan LTT padi dan pendampingan teknologi penggunaan benih serta akan menyalurkan bantuan benih dalam rangka desiminasi Varietas Unggul Baru (VUB) yang adaptif kekeringan di daerah rawa serta tahan terhadap salinitas tinggi varietas (Inpari 42, Inpari 34,dan Inpara 5).


Selain itu, TNI, Kodim, Babinsa siap melakukan pendampingan panca usahatani mulai dari (penyiapan lahan, penanaman, pemupukan, panen dan pasca panen). Segera akan dilakukan optimalisasi pemanfaatan alsintan pengolahan tanah serta brigade alsintan dari Dinas Pertanian/Kodim 0426.

Google+

Lampung (14/7), Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan yang di wakili oleh Direktur Perbenihan (Dr. Mohammad Takdir Mulyadi, MM) sebagai penanggung jawab Upsus Provinsi Lampung melakukan kunjungan lapang di Kec Tulang Bawang dan Mesuji Prov. Lampung. Dalam kesempatan ini, Kementan bersama dengan Balai Pengkajian Teknilogi (BPTP) Prov Lampung, Dinas Pertanian Prov/Kab, PPL/KCD, Dandim, Babinsa, menyalurkan bantuan benih pusat padi lahan kering kepada Poktan dan mendirikan Posko gerakan percepatan LTT Padi.


Usulan kelompok tani yang mendesak dalam rangka percepatan LTT padi, yaitu bantuan benih padi lahan kering (rawa) bukan sawah eksisting atau lahan swadaya serta jalan usahatani untuk transportasi alsintan, serta power tresher, ujar Takdir. Meskipun saat ini, dampak perubahan iklim kekeringan sangat dirasakan oleh sebagian wilayah di Indonesia, namun Provinsi Lampung siap melakukan percepatan LTT padi dan meningkatkan produksi dan produktivitas padi di lahan kering, lanjut Takdir.


Tim upsus dari BPTP berkomitment siap mengawal upsus percepatan LTT padi dan pendampingan teknologi penggunaan benih serta akan menyalurkan bantuan benih dalam rangka desiminasi Varietas Unggul Baru (VUB) yang adaptif kekeringan di daerah rawa serta tahan terhadap salinitas tinggi varietas (Inpari 42, Inpari 34,dan Inpara 5).


Selain itu, TNI, Kodim, Babinsa siap melakukan pendampingan panca usahatani mulai dari (penyiapan lahan, penanaman, pemupukan, panen dan pasca panen). Segera akan dilakukan optimalisasi pemanfaatan alsintan pengolahan tanah serta brigade alsintan dari Dinas Pertanian/Kodim 0426.

Google+
berita lain