PANEN RAYA JAGUNG DI CICALENGKA, KAB. BANDUNG LANGKAH NYATA KEMENTAN MENGGENJOT PRODUKSI JAGUNG

Kamis, 17 Maret 2016

Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails

Bupati Kabupaten Bandung Dadang M Nasser didampingi Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementan Ir. Banun Harpini, M.Sc, Kasdam III Siliwangi dan Direktur Serealia, Ditjen Tanaman Pangan Dr. Ir. Nandang Sunandar, M.P dan Perwakilan Bulog beserta sejumlah petani jagung Gabungan Kelompok Tani Sugih Mukti melakukan panen raya jagung di Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu, (16/3/2016).

Berdasarkan Angka Sementara (ASEM) 2015, produksi jagung nasional sebesar 19.611.704 ton PK meningkat sebesar 3,17% dari produksi tahun 2014 sebesar 19.008.426 ton PK. Namun produksi jagung Provinsi Jawa Barat berdasarkan Angka Sementara (ASEM) 2015 sebesar  959.933 ton PK menurun sebesar 8,32% dari produksi tahun 2014 sebesar 1.047.077 ton PK hal inilah yang membuat pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus meningkatkan produksi jagung.

Langkah nyata yang dilakukan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi jagung tahun 2016 adalah dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 1.500.000 ha, untuk Provinsi Jawa Barat peningkatan produksi jagung tahun 2016 dilakukan dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 97.260 ha dan untuk Kabupaten Bandung peningkatan produksi jagung tahun 2016 dilakukan dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 5.500 ha. Untuk mendukung langkah diatas demi pencapaian peningkatan produksi jagung secara nasional tahun 2016 adalah dengan pemberian bantuan alat mesin pertanian berupa Corn Sheller 6.240 unit, Corn Combine Harvester 180 unit dan Penguatan Perlindungan Tanaman untuk 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam panen jagung ini Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan kepada para petani dan kelompok tani berupa benih padi 312,5 ton, benih jagung 82,5 ton, UPPO, pengembangan desa organik 3 unit, bantuan pestisida 23,78 ton, dan bantuan alat mesin pertanian yaitu traktor roda 98 unit, pompa air 20 unit, rice transplanter 13 unit serta sarana infrastuktur pertanian yaitu berupa rehabilitasi jaringan 3500 ha, pembangunan dam parit 10 unit, pengembangan air permukaan 8 unit. (HUMAS TP)

Baca juga :

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/03/16/o44nog219-cicalengka-panen-raya-jagung

http://jabar.tribunnews.com/2016/03/16/bupati-bandung-dadang-naser-ikut-memanen-jagung-di-cicalengka

 http://m.galamedianews.com/bandung-raya/78528/banjir-tak-halangi-panen-raya-jagung-di-cicalengka.html

 

Google+
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails

Bupati Kabupaten Bandung Dadang M Nasser didampingi Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementan Ir. Banun Harpini, M.Sc, Kasdam III Siliwangi dan Direktur Serealia, Ditjen Tanaman Pangan Dr. Ir. Nandang Sunandar, M.P dan Perwakilan Bulog beserta sejumlah petani jagung Gabungan Kelompok Tani Sugih Mukti melakukan panen raya jagung di Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu, (16/3/2016).

Berdasarkan Angka Sementara (ASEM) 2015, produksi jagung nasional sebesar 19.611.704 ton PK meningkat sebesar 3,17% dari produksi tahun 2014 sebesar 19.008.426 ton PK. Namun produksi jagung Provinsi Jawa Barat berdasarkan Angka Sementara (ASEM) 2015 sebesar  959.933 ton PK menurun sebesar 8,32% dari produksi tahun 2014 sebesar 1.047.077 ton PK hal inilah yang membuat pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus meningkatkan produksi jagung.

Langkah nyata yang dilakukan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi jagung tahun 2016 adalah dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 1.500.000 ha, untuk Provinsi Jawa Barat peningkatan produksi jagung tahun 2016 dilakukan dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 97.260 ha dan untuk Kabupaten Bandung peningkatan produksi jagung tahun 2016 dilakukan dengan Gerakan Pengembangan Jagung Hibrida sebesar 5.500 ha. Untuk mendukung langkah diatas demi pencapaian peningkatan produksi jagung secara nasional tahun 2016 adalah dengan pemberian bantuan alat mesin pertanian berupa Corn Sheller 6.240 unit, Corn Combine Harvester 180 unit dan Penguatan Perlindungan Tanaman untuk 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam panen jagung ini Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan kepada para petani dan kelompok tani berupa benih padi 312,5 ton, benih jagung 82,5 ton, UPPO, pengembangan desa organik 3 unit, bantuan pestisida 23,78 ton, dan bantuan alat mesin pertanian yaitu traktor roda 98 unit, pompa air 20 unit, rice transplanter 13 unit serta sarana infrastuktur pertanian yaitu berupa rehabilitasi jaringan 3500 ha, pembangunan dam parit 10 unit, pengembangan air permukaan 8 unit. (HUMAS TP)

Baca juga :

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/16/03/16/o44nog219-cicalengka-panen-raya-jagung

http://jabar.tribunnews.com/2016/03/16/bupati-bandung-dadang-naser-ikut-memanen-jagung-di-cicalengka

 http://m.galamedianews.com/bandung-raya/78528/banjir-tak-halangi-panen-raya-jagung-di-cicalengka.html

 

Google+
berita lain