PERTEMUAN KOORDINASI PELAYANAN INFORMASI PASAR (PIP)

Kamis, 31 Maret 2016

Pertemuan koordinasi pelayanan informasi pasar (PIP) tanaman pangan berlangsung pada tanggal 21-24 Maret 2016 di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta. Pertemuan koordinasi ini dibuka oleh Sesditjen Tanaman Pangan Ir. Laurensius Sihaloho, MBA dan dihadiri oleh Pembina serta Petugas PIP Dinas Pertanian dari 33 Provinsi dan 274 Kabupaten/Kota dengan jumlah peserta keseluruhan 342 orang. Tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah dalam rangka untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan pelayanan informasi pasar tanaman pangan Tahun 2016 antara Pusat dan Daerah, khususnya pasca terbitnya Perpres No. 45 Tahun 2015, dan sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan dan stabilisasi harga.

Pada pertemuan koordinasi ini, para petugas PIP daerah diberikan pembekalan materi oleh narasumber sebagai berikut: 1). Nugroho Setyabudi, S.Kom, MM dari Pusdatin  (Cara Pengiriman Data PIP), 2) Ir. Muhammad Chafid, MSi dari Pusdatin (Metode Pengelolaan Stok), 3). Dr. Sony Sumaryanto dari PSE-KP (Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis), dan 4). M. Sugit Tedjo Mulyono, SE, MM dari Bulog Divre DIY (Peran Bulog dalam Pengelolaan Stok dan Stabilisasi Harga). Dalam rangka menambah wawasan petugas PIP tanaman pangan, kegiatan ini juga diperkaya dengan materi  kunjungan lapangan (field trip) ke penggilingan padi Gapoktan Sidomulyo (Gapoktan Teladan Tingkat Nasional)  di Sleman dan Penggilingan UD Sri Rahayu di Bantul.  Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc dalam sambutannya  pada acara penutupan, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para petugas PIP se-Indonesia yang telah secara rutin melaporkan perkembangan data harga komoditas tanaman pangan yang sangat bermanfaat dalam pemantauan perkembangan harga pada masa panen raya dan sebagai bahan masukan dalam menciptakan stabilisasi harga serta penyerapan gabah/beras oleh Bulog.

Pertemuan koordinasi PIP menghasilkan beberapa rumusan yang perlu untuk ditindaklanjuti oleh petugas pembina dan pimpinan di Pusat dan Daerah. Hasil rumusan yang mendapat penekanan dari Bapak Dirjen Tanaman Pangan adalah perlunya melakukan peningkatan kualitas data yang disajikan, baik untuk data harga maupun stok. Bapak Dirjen Tanaman Pangan juga berpesan kepada petugas PIP agar dapat selalu mengikuti metodologi dan SOP yang telah ditentukan, sehingga data yang dikirim ke Pusat dapat update dan reliable. Selain itu, Bapak Dirjen berterimakasih atas adanya rencana untuk melaporkan data stok yang sangat diperlukan sebagai bahan masukan dalam pengambilan kebijakan.

Google+

Pertemuan koordinasi pelayanan informasi pasar (PIP) tanaman pangan berlangsung pada tanggal 21-24 Maret 2016 di The Alana Hotel & Convention Center, Yogyakarta. Pertemuan koordinasi ini dibuka oleh Sesditjen Tanaman Pangan Ir. Laurensius Sihaloho, MBA dan dihadiri oleh Pembina serta Petugas PIP Dinas Pertanian dari 33 Provinsi dan 274 Kabupaten/Kota dengan jumlah peserta keseluruhan 342 orang. Tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah dalam rangka untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan pelayanan informasi pasar tanaman pangan Tahun 2016 antara Pusat dan Daerah, khususnya pasca terbitnya Perpres No. 45 Tahun 2015, dan sebagai salah satu upaya mendukung program ketahanan pangan dan stabilisasi harga.

Pada pertemuan koordinasi ini, para petugas PIP daerah diberikan pembekalan materi oleh narasumber sebagai berikut: 1). Nugroho Setyabudi, S.Kom, MM dari Pusdatin  (Cara Pengiriman Data PIP), 2) Ir. Muhammad Chafid, MSi dari Pusdatin (Metode Pengelolaan Stok), 3). Dr. Sony Sumaryanto dari PSE-KP (Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis), dan 4). M. Sugit Tedjo Mulyono, SE, MM dari Bulog Divre DIY (Peran Bulog dalam Pengelolaan Stok dan Stabilisasi Harga). Dalam rangka menambah wawasan petugas PIP tanaman pangan, kegiatan ini juga diperkaya dengan materi  kunjungan lapangan (field trip) ke penggilingan padi Gapoktan Sidomulyo (Gapoktan Teladan Tingkat Nasional)  di Sleman dan Penggilingan UD Sri Rahayu di Bantul.  Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc dalam sambutannya  pada acara penutupan, memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para petugas PIP se-Indonesia yang telah secara rutin melaporkan perkembangan data harga komoditas tanaman pangan yang sangat bermanfaat dalam pemantauan perkembangan harga pada masa panen raya dan sebagai bahan masukan dalam menciptakan stabilisasi harga serta penyerapan gabah/beras oleh Bulog.

Pertemuan koordinasi PIP menghasilkan beberapa rumusan yang perlu untuk ditindaklanjuti oleh petugas pembina dan pimpinan di Pusat dan Daerah. Hasil rumusan yang mendapat penekanan dari Bapak Dirjen Tanaman Pangan adalah perlunya melakukan peningkatan kualitas data yang disajikan, baik untuk data harga maupun stok. Bapak Dirjen Tanaman Pangan juga berpesan kepada petugas PIP agar dapat selalu mengikuti metodologi dan SOP yang telah ditentukan, sehingga data yang dikirim ke Pusat dapat update dan reliable. Selain itu, Bapak Dirjen berterimakasih atas adanya rencana untuk melaporkan data stok yang sangat diperlukan sebagai bahan masukan dalam pengambilan kebijakan.

Google+
berita lain