Asep SUdrajat

Pemerintah Bakal Tunjuk Supplier Lokal untuk Kalimantan dan Papua

Dibuat : 06-12-2017, 08:32:46    Kategori : IPTEK

Dalam rencana tingkatkan dampaktivitas serta ketepatan tujuan pertolongan pangan non tunai (BPNT) dari pemerintah pada orang-orang, Kementerian BUMN, Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ketinggalan serta Transmigrasi (Kemendes PDTT), serta Kementerian Pertanian (Kementan) lakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (4/12) malam.

Menteri BUMN, Rini M. Sumarno mengungkap, kesepakatan perjanjian ini mempunyai tujuan untuk mengkoordinasi serta mengambil keputusan himpunan bank punya Negara (Himbara) juga akan menyalurkan BPNT baik di Tubuh Usaha Punya Desa (BUMDes) ataupun e-Warong grup usaha dengan program keluarga keinginan (KUBE PKH). Bank Himbara terbagi dalam BRI, BNI, Bank Mandiri, serta BTN.

Diterangkan, penyaluran BPNT dengan mekanisme begini juga akan meminimalkan penyimpangan penyaluran bansos yg tidak pas tujuan. Diluar itu, juga untuk kurangi tingkah laku konsumtif orang-orang serta membuat kebiasan menambung.

“Penyaluran BPNT dengan support Himbara juga akan dikerjakan lewat pemakaian kartu yang mempunyai multifungsi. Yakni, jadi e-wallet yang bisa menaruh data penyaluran pertolongan pangan sekalian berperan jadi kartu tabungan, ” jelas Rini.

Pemerintah lewat Kemensos mencatat di th. 2017 ini, jumlah keluarga penerima faedah (KPM) sejumlah 6 juta keluarga serta juga akan ditambah sejumlah 4 juta KPM di th. 2018 yang akan datang. “Artinya, di th. 2018 yang akan datang aka suara 10 juta KPM, ” sebut Rini.

Dalam peluang ini, Rini juga menyimpan perhatian spesial untuk orang-orang di lokasi Kalimantan serta Papua. Mengingat harga hp oppo keadaan infrastruktur di ke-2 lokasi itu masih tetap begitu terbatas, jadi Rini mengatakan kalau yang akan datang juga akan menunjuk supplier lokal untuk menolong penyaluran BPNT.

“Kalau saat ini kita masih tetap bekerja bersama dengan BUMDes serta Bulog. Tapi yang akan datang, kami harap Bulog ataupun BUMN yang lain dapat mencarikan supplier di daerah itu. Tapi ingat, stabilitas harga mesti tetaplah dijaga. Sekarang ini ditanggung masih tetap aman, karna masih tetap terkoordinasi dengan Bulog, ” imbuhnya.

Disamping itu, Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo menerangkan, Tubuh Usaha Punya Desa (BUMDes) bertugas jadi penyalur BPNTdari pemerintah, berbentuk telur serta beras. Sampai sekarang ini, terdaftar ada sejumlah lebih dari 22. 000 BUMDes yang sudah terjadi, Sekitaran 6. 000 salah satunya dinilai sudah siap jadi penyalur BPNT. Terkecuali jadi penyalur ia juga mengharapkan BUMDes dapat bertindak ganda jadi suplier.

“Kalau di desa itu bidang pertaniannya seperti beras penuhi, jadi beras cukup di ambil dari desa setempat. Tapi bila di Desa itu ada BUMDes tapi tak ada bidang pertaniannya terlebih padi, jadi ini juga akan disupply oleh Bulog, ” jelas Eko.

Ia mengharapkan, BPNT yang akan datang juga dapat tingkatkan kesejahteraan orang-orang. Hingga, orang-orang dapat juga memastikan sendiri apa sajakah yang diperlukan diluar keperluan beras. ”Dengan Partner BUMDes keinginannya daerah dimana ada padi peluang dapat kita segera selenggarakan penggilingan disana sekalian packaging. Jadi juga akan terang ada rotasi uang disana, ” katanya

Login