Nurul Mustaman

GELIAT PASAR LELANG PETANI CABAI SLEMAN

Dibuat : 06-12-2017, 14:11:58    Kategori : Perbenihan Tanaman Pangan

Petani cabai Sleman terutama lokasi Pakem serta sekelilingnya beranjak bangkit serta bergeliat sesudah dibukanya pasar lelang cabai yang diinisiasi oleh Asosiasi Hortikultura Puncak Merapi dengan pendampingan dari Dinas Pertanian, Pangan, serta Perikanan Kab. Sleman Bagian Hortikultura serta Perkebunan. Fluktuasi harga cabai yg tidak teratasi menyebabkan banyak menyebabkan kerugian untuk petani cabai. Dengan diterapkannya cara lelang ini jadi satu jalan keluar untuk memperoleh system pemasaran denganharga yang tambah lebih layak serta dengan system yang transparan karna pemilihan harga dikerjakan dengan mekanisme yang terbuka hingga petani ketahui harga pasar yang sebenarnya. Dengan hal tersebut, pada intinya pasar lelang diperuntukkan untuk membuat transparansi harga lewat mekanisme tawar-menawar segera pada penjual serta konsumen. Pasar lelang juga akan begitu menolong petani serta customer, hingga harga cabai akan tidak dipermainkan tengkulak, serta harga di tingkat customer juga tidaklah terlalu tinggi.

Aktivitas lelang dikerjakan di pendopo lelang Asosiasi Hortikultura Puncak Merapi yang berlamat di jl Palagan Tentara Pelajar KM. 12, Bunder, Purwobinangun Pakem (Selatan BLK), lelang cabai dengan diawali pengumpulan hasil petik atau panen beberapa petani. Cabai dibedakan berdasar pada surat yasin setiap varietasnya, karna harga nya juga nanti juga akan berlainan. Saat lelang cabai di buka dengan penerimaan cabai mulai jam 16. 00 s/d 19. 00 WIB lalu di buka pelelangan jam 19. 15 WIB.

Lelang cabai dikerjakan dengan tertutup, beberapa konsumen (peserta lelang) cuma disiapkan kertas untuk menuliskan harga untuk beli cabainya serta dimasukkan kedalam kotak yang telah disiapkan. Hal semacam ini dikerjakan supaya tak ada konsumen yang lakukan kecurangan. Pedagang yang juga akan beli harus juga tercatat terlebih dulu, jadi tidak sembarang pedagang bisa ikuti lelang. Setelah itu harga-harga dibacakan dari tiap-tiap konsumen yang ikuti lpenawaran serta pemenangnya yaitu yang menuliskan harga teratas untuk beli cabai beberapa petani. Sehari-harinya terdaftar lima hingga enam orang peserta lelang. Beberapa besar cabai hasil lelang di kirim ke Sumatra (Palembang, Pekanbaru serta Batam).

Walau baru berumur sebagian bln., pasar lelang cabai Asosiasi Hortikultura Puncak Merapi ini dapat jual sehari-harinya rata-rata menjangkau 700-800 kg, mengenai spesial pada sehari-hari Selasa serta Sabtu cabai yang terjual bisa menjangkau sampai 1 ton lebih.

Kesuksesan pasar lelang itu tidak lepas dari pembinaan serta pendampingan yang sudah didapatkan dari Dinas Pertanian, Pangan, serta Perikanan lewat sumber dana APBN dengan diberikannya timbangan, terpal, serta motor roda tiga. Akan tetapi masih tetap dibutuhkan fasilitasi untuk mensupport kelancaran lelang serta melindungi kwalitas cabai petani yaitu berbentuk blower, genset, keranjang packing/krat, kardus packing, meja sortir serta perlengkapan kantor.

Login