jonru

Kepala Bekraf Imbau Kadin Melirik Industri Perfilman

Dibuat : 07-12-2017, 07:00:50    Kategori : News

Dalam acara Akatara Indonesian Film rcti online. Financing Forum, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menyarankan Erik Hidayat selaku pengurus Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk lebih melirik dunia perfilman.

"Saya juga meminta Pak Erik Hidayat agar lebih melirik dunia perfilman Indonesia, tidak hanya pertambangan saja, jangan ke pupuk saja, ke transportasi saja, tapi juga film," kata Triawan di Hotel Grand Mercure Harmoni, Rabu, 15 November 2017.

Hal ini didasari oleh minimnya jumlah layar bioskop di beberapa kota kecil sementara layar bioskop begitu merayap di kota-kota besar. Ia menambahkan, keinginan untuk memperbanyak bioskop membutuhkan waktu yang panjang. Di samping itu, Triawan mengungkapkan gairah perfilman Indonesia mulai lebih terasa.

"Tahun lalu 2016, ada 10 film nasional yang bisa menarik lebih dari satu juta penonton. Salah satunya banyak sekali, 6,8 juta penonton, tapi yang kecil-kecil lebih banyak yang merugi lebih banyak. Nah, tahun ini memang tidak ada yang sampai 6,8 juta tapi jumlah penonton film Indonesia lebih merata. Lebih banyak lagi para produser pembuat film nasional yang tidak rugi dan tidak untung banget," jelas Triawan.

Bekraf bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk membesarkan industri film indonesia. Kerjasama ini, selain untuk memperluas akses bertemunya filmmaker dengan calon investor, Triawan mengimbau, sebuah proyek film membutuhkan beberapa investor agar tidak terjadi kerugian dari salah satu pihak.

"Karena sebuah film membutuhkan beberapa investor agar ada risk sharing dan profit sharing, jangan ada lose sharing, harusnya memang jangan sampai rugi," pungkas rcti.

Login