Rudi Anas

Dirjen Tanaman Pangan Sebut Impor Sama dengan Khianati Petani

Dibuat : 10-01-2018, 10:26:52    Kategori : News

Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Dirjen Kementan) Sumardjo Gatot Irianto dengan Bupati Pandeglang lakukan panen jagung serta padi. Hal semacam ini tunjukkan kalau panen senantiasa berada di setiap daerah di Indonesia, bila berlangsung import bermakna telah mencederai beberapa petani di negeri ini.

“Selama ini issue yang berkembang kalau stock kosong serta tak ada panen. Hal semacam ini tidak benar, karna kenyataannya panen senantiasa berada di Indonesia lebih kurang 1, 5 juta hektar serta pandeglang sendiri panen 7000 hektar, ” sekian disebutkan Dirjen Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, selesai lakukan Panen Raya Padi di Kampung Kadupinang, Kecamatan Kaduhejo, Kamis (4/1/2018).

Gatot mengutamakan, Tubuh Masalah Logistik (Bulog) mesti ada untuk beli hasil panen petani. Kata dia, jangan pernah hasil penen ini dibeli oleh tengkulak. “Saya minta Bulog mesti beli hasil panen baik dengan skema medium atau komersil. Harganyapun mesti sesuai sama HPP, janganlah merugikan petani, ” tandasnya.

Gatot meneruskan, Pandeglang adalah daerah lumbung pangan nasional, jadi jangan pernah ada tempat yang tidur. Untuk mendongkrak produksi pertanian, kata dia (Gatot), juga akan mulai aktivitas th. 2018 pada minggu pertama di bln. Januari. “Minggu depan CPCL mesti telah siap, karna juga akan kita verifikasi. Sediakan rekening, uangnya juga akan kita transfer lewat Bank, “tambahnya.

Mengenai tempat yang panen yang harga tablet samsung dikerjakan yaitu Kampung Campaka, Desa Saninten, Kecamatan Kaduhejo lebih kurang 3 hektar jagung dari 13 hektar yang ditanam. Kampung Kadupinang, Kecamatan Kaduhejo panen Padi seluas 20 hektar dari 100 hektar. Serta panen jagung di Kampung Cikembang, Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi seluas 5 hektar.

Sesaat Bupati Pandeglang Irna Narulita menyebutkan, untuk tingkatkan produksi Padi Jagung, serta Kedelai (Pajale), pihaknya juga akan lakukan pendekatan kembali pada orang-orang karna selama ini banyak tempat yang tidak bertuan. “Saat ini banyak tempat tidur yang pemiliknya bukanlah orang Pandeglang. Karenanya kami semakin lebih tingkatkan bersilahturahmi dengan orang-orang supaya tempat itu bisa digunakan, karna Pandeglang th. 2018 ditargetkan jagung serta kedelai 20 ribu hektar untuk kedelai, ” tuturnya.

Ikut ada dalam acara itu Danrem 064 My Kolonel Czi Ito Hardianto, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Dandim 0601 Pandeglang Letkol inf Nur Fitriana Heru Wibawa, Ketua Kejaksaan Negeri Nina Kartini, Kadis Pertanian Propinsi Banten Agus Tauchid, Kadis Pertanian Pandeglang Budi S. Januardi, Kadiskomsantik Yahya Gunawan Kasbin, Kabag Umum Puji Widodo, Kabag Ekonomi Tatang Muhtasar, serta Kabag Humas Mustandri.

Login