firman sah adi

Di Aceh, Lahan Bekas Tanaman Ganja Dijadikan Lahan Pertanian Produktif

Dibuat : 12-01-2018, 10:29:39    Kategori : Pengawas Benih Tanaman

Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Tubuh Narkotika Nasional (BNN) tengah berusaha menghimpit peredaran narkoba type ganja di lokasi Aceh serta semua Indonesia.

Mengenai usaha itu dikerjakan lewat program penanaman komoditi alternatif yaitu jagung di Seulimem, Aceh Besar.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan, pemerintah sekarang ini tengah berusaha merubah citra daerah Aceh supaya tak akan populer jadi tempat penanaman sentra ganja tetapi lumbung pertanian komoditas pangan.

" Kami menginginkan merubah lokasi ganja jadi lokasi jagung, ini inspirasi yang mengagumkan, " tutur Mentan Amran di tempat sisa lokasi ganja di Seulimem, Aceh Besar, Kamis (21/12/2017).

Menurut Amran, persoalan ganja di Aceh mesti lewat pendekatan spesial, satu diantaranya kesejahteraan orang-orang yang butuh ditingkatkan.

Dengan pendekatan kesejahteraan, diinginkan juga akan dapat merubah tingkah laku orang-orang supaya berpindah jadi petani tanaman pangan.

" Ini pendekatannya kesejahteraan, karna mereka (petani) menginginkan sejahtera, bila pendekatannya kesejahteraan tentu usai ini republik, " tutur Amran.

Mengenai, dalam program penanaman komoditi alternatif dengan BNN, Amran menyebutkan, Kementan sudah harga hp xiaomi mempersiapkan beragam benih komoditas pangan, dari mulai jagung, kopi, pinang, sampai pupuk serta alat system pertanian dengan gratis.

Sesaat tempat yang juga akan jadikan tempat pertanian produktif seluar 1. 000 hektar di Kabupaten Aceh Besar.

" Kami telah sediakan tanaman, terserah apa yang dinginkan, jagung saya kasih, petani di Aceh Besar tolong berhenti tanam ganja, ingin kopi diberi, jagung, pupuknya gratis, serta pinang, saya kasih gratis, " tutur Amran.

Disamping itu, Amran menyebutkan, pihaknya sudah mempersiapkan biaya sebesar Rp 20 miliar dalam soal penyediaan benih beragam komoditas dalam program itu.

" Kami ganti budaya mereka, tanaman mereka, kami sediakankurang lebih 20 miliar anggarannya, " sebut Mentan.

Login