Mugia Naek

Kementan Tindak Tegas Importir Bawang Putih yang Tak Ikuti Aturan Wajib Tanam

Dibuat : 21-09-2018, 09:58:50    Kategori : Perbenihan Tanaman Pangan

Kementerian Pertanian (Kementan) baru-baru ini mengumpulkan importir bawang putih yang menerima rekomendasi impor tahun 2017 untuk membahas aturan wajib tanam yang harus dilakukan importir. Kementan menargetkan sedikitnya 5 ribu hektare bawang putih ditanam oleh importir sebagai realisasi wajib tanam. Tapi, nantinya hasil produksi bawang putih sebagian besar akan dijadikan benih untuk memenuhi kebutuhan tanam musim berikutnya. yalla shoot Sebagaimana kita ketahui, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, terus berupaya memberikan pendampingan intensif kepada para pelaku usaha impor bawang putih guna mendukung swasembada bawang putih pada 2021 mendatang. Pertemuan yang diinisiasi langsung oleh Mentan ini sebagai salah satu rangkaian pendampingan Kementan terhadap para importir bawang putih dan dinas pertanian provinsi/kabupaten/kota terkait pelaksanaan wajib tanam dan kegiatan APBN Bawang Putih. Dalam pertemuan tersebut, importir yang telah menerima RIPH tahun 2017 tetapi realisasi wajib tanamnya sampai dengan September 2018 masih 0-25 persen. Kondisi ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, yang meminta para importir untuk menyelesaikan sisa kewajibannya yaitu wajib tanam. Bagi pemegang RIPH 2017, Kementan akan memberikan relaksasi waktu paling lambat hingga 31 Desember 2018 semua importir harus sudah selesai tanam.

Login