Wiliam Subhana ilahi

Kementan Dorong Balittri Jadi Mercusuar Tanaman Industri

Dibuat : 10-03-2019, 03:34:13    Kategori : News

Pemerintah selalu menggiatkan peningkatan tanaman perkebunan, terhitung tanaman industri serta penyegar. Balai Riset Tanaman Industri serta Penyegar (Balittri) mempunyai beragam tehnologi yang diakui bisa mengusung produktivitas komoditas tanaman industri serta penyegar. “Saya mengapresiasi semua periset yang demikian berdedikasi serta telaten menciptakan pengembangan. Saya yakin Balittri dapat jadi mercusuar buat Kementerian Pertanian,” kata Sekretaris Jenderal Kementan Sukur Iwantoro, ketika berkunjung ke Perkantoran Balittri, di Sukabumi, Kamis (3/1).

Sukur mengungkapkan, inovasi-inovasi yang dibuat oleh Balittri mempunyai kekuatan untuk digunakan oleh investor. Dia menggerakkan, Balittri bisa kerja tak berbeda dengan perkebunan rakyat ataupun besutan negara, dengan begitu produktivitas tanaman industri serta penyegar, layaknya kopi, kakao, teh, serta karet dapat bertambah berarti. “Teknologi serta pengembangan yang dibuat di sini, dapat digunakan oleh pihak luar. PTPN VIII contoh cerpen singkat telah tertarik kerja tak berbeda, sobat sekalian bakal beri bibit kopi sampai pendampingan serta kursus,” tutur Sukur.

Minggu kedepan direncanakan bakal di tandatangani persetujuan pada Kementan serta PTPN VIII. Memorandum of Understanding (MoU) itu mencakup pelepasan 500 ribu bibit kopi dari Balittra untuk PTPN VIII sekalian penghijauan di DAS Citarum. Sukur juga menggerakkan Balittri untuk selalu kerja tak berbeda dengan petani, terpenting perkebunan rakyat yang berada di seputar kebun eksperimen Balittri. Ketika ini, harga beberapa komoditas perkebunan berjalan dengan fluktuatif. Sebab tersebut, periset Balittri dimaksudkan bisa meringankan petani dalam tingkatkan produktivitasnya.

“Sebelum mengajari petani untuk mengaplikasikan GAP (good agricultural practices), sobat sekalian mesti yakinkan budidaya komoditas pertanian dapat mengenyangkan perut petani. Yakinkan hasilkan pengembangan dengan begitu produktivitas mereka bertambah serta panen dapat bertambah cepat contoh majas ironi,” jelas Sukur. Pria yang ketika ini ikut menjabat menjadi Plt Kepala Tubuh Riset serta Peningkatan Pertanian (Balitbangtan) itu menggerakkan peningkatan B100, yakni bahan bakar mesin (BBM) yang bermuatan 100 % bahan nabati. “Balittri bisa menghasilkan B100. Jika ini dapat di pasarkan serta di kembangkan dengan masif, tentu saja bakal jadi terobosan yang begitu berguna buat semua warga,” tutup Sukur.

Login