Seryani99

Inilah Penyebab Indonesia Dibanjiri Laptop Impor

Dibuat : 11-03-2019, 12:33:06    Kategori : News

Laptop kini sudah menjadi kebutuhan, baik untuk karyawan maupun para pelajar atau mahasiswa. Dengan laptop kesulitan pekerjaan dan pembelajaran akan dapat dimudahkan. Bentuknya yang ringan dan mudah di bawa kemana-mana merupakan salah satu alasan yang membuat masyarakat di dunia khusunya masyarakat Indonesia lebih memilih laptop ketimbang PC atau komputer. Kebutuhan laptop di Indonesia yang sangat tinggi tentu menjadi tantangan Mod Apk tersendiri bagi produsen laptop nasional, apakah amampu menjawab kebutuhan tersebut atau justru masih dalam tahap perancangan. Bagaimana pun juga kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi sekarang kebanyak lapto yang berada di pasaran adalah laptop impor. Menanggapi hal tersebut Menteri Perindustrian (Menprin) Airlangga Hartarto menjelaskan penyebab banjirnya laptop impor di Indonesia. Menprin menyebut jika hal tersebut dikarenakan adanya pembebasan bea masuk. hal ini juga diterapkan pada ponsel seluler serta perangkat Information, Communication dan Technology (ICT) lainnya. Sementara itu menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) selama Januari 2018 hingga Mei 2018 impor laptop menembus USD 425,9 juta. Hal ini tentu catatan yang sangat luar biasa mengingat tingginya angka impor alat-alat elektronik ke Indonesia, yang diimbangi kebutuhan masyarakat Indonesia yang tinggai. Lebih jauh Menprin Airlangga menerangkan, sejatinya Indonesia sudah mampu memproduksi komponen sendiri. Akan tetapi dengan adanya kebijakan pembebasan bea masuk, tentu tidak ada lagi perlindungan untuk komponen lokal atau nasional dalam bersaing. Sehingga tak heran jika produk lokal kalah bersaing dari produk impor. Kemudian Menprin Airlangga juga memberikan solusi untuk dapat memperkuat daya saing komponen lokal terhadap banjirnya barang atau produk impor yang membanjiri Indonesia, Menprin mengklaim jika pemerintah akan membuat pusat inovasi engan begitu produk lokal mampu bersaing gogo live dengan produk impor. Solusi tersebut diberikan karena Menprin Airlangga telah mengaku, jika pihaknya tidak bisa membendung serbuan laptop impor maupun ponsel impor hal ini karena adanya pembebasan bea masuk bagi produk laptop dan ponsel impor. Airlangga juga mengaku jika selama ini tidak masyarakat yang protes mengenai hal ini.

Login