ngkud

Pemkab Lebak Jamin Stok Beras Surplus

Dibuat : 06-08-2017, 19:40:33    Kategori : News

Pemerintah Kabupaten Lebak menanggung stock beras surplus berkenaan ancaman serangan hama wereng batang coklat (WBC) seluas 1. 022 hektare serta dilaporkan 148 hektare alami tidak berhasil panen. " Kami percaya produksi beras lokal di beberapa pasar tradisionil di daerah itu melimpah serta tidak berlangsung kelangkaan, " kata Kepala Dinas Pertanian serta Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna waktu dihubungi di Lebak, Minggu. Sampai kini, serangan hama serta tidak berhasil streaming tv one panen di Kabupaten Lebak relatif kecil dibanding dengan jumlah angka tanam sampai Juli 2017 menjangkau 52. 155 hektare. Bahkan juga, panen padi di beberapa kecamatan masih tetap berjalan sampai Desember yang akan datang. Karenanya, pihaknya menanggung produksi beras di Kabupaten Lebak melimpah serta surplus di beberapa pasar tradisionil. Kesuksesan produksi beras itu tidak terlepas peranan usaha keras grup tani, petugas penyuluh serta pemerintah daerah. Selain itu, pergerakan percepatan tanam selalu dikerjakan untuk mensupport kedaulatan pangan nasional. Terlebih, Kabupaten Lebak dua th. dengan berturut-turut (2015-2016) jadikan daerah lumbung pangan di Propinsi Banten. Berdasar pada data produksi beras th. 2016 menembus 326. 531 ton serta keperluan mengkonsumsi orang-orang Kabupaten Lebak sejumlah 143. 724 ton per th. dengan masyarakat 1, 2 juta jiwa. Mereka bila dirata-ratakan mengkonsumsi beras per kapita sejumlah 114 kg per th.. Karenanya, produksi beras di Lebak surplus sejumlah 182. 808 ton serta aman sampai 15 bulan ke depan. " Kami menanggung serangan hama itu tidak memengaruhi pada produksi pangan, " tutur dia. Kepala Bagian Perdagangan pada Dinas Perindustrian serta Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Orok Sukmana menyebutkan berdasar pada hasil pemantauan di beberapa pasar tradisionil sekarang ini harga beras relatif stabil. Harga beras kwalitas KW I di jual Rp 9. 000/Kg, beras KW II Rp 8. 500/Kg serta KW III Rp 8. 000/Kg serta beras medium Rp 7. 500/Kg. " Kami menanggung harga beras sampai Desember yang akan datang stabil karna supply beras lokal melimpah, " tuturnya.

Login