alfatih

Nutrisi Tanaman Pangan di Dunia Perlahan-lahan Akan Berkurang dan Rusak Akibat Ini

Dibuat : 11-08-2017, 15:46:56    Kategori : News

Kenaikan tingkat karbondioksida di Bumi nyatanya mengakibatkan kerusakan nilai nutrisi dari tanaman-tanaman pangan yang paling perlu di dunia--dan terakhir rusaknya itu makin jelek. Riset yang dipublikasikan dalam Enviromental Health Perspectives tv streaming mengungkap kandungan protein beras, gandum, barley, serta kentang alami penurunan pada 6 % serta 14 % bila ditanam dalam lingkungan dengan konsentrasi CO2 yang tinggi. Ini dapat menimbulkan resiko kekurangan protein pada masyarakat dunia. " Temuan ini mengagetkan, " kata Samuel Myers, peneliti studi itu, pada NexusMedia. " Bila kita pikirkan ini 15 th. waktu lalu serta coba menghadapi efek kesehatan karena emisi CO2, kita mungkin saja tidak merasakan kalau makanan kita juga akan jadi kurang bergizi, " lebih dia. Sekurang-kurangnya ada 18 negara streaming sctv yang berisiko kehilangan lebih dari 5 % protein makanan mereka pada th. 2050 bila level CO2 selalu bertambah. " Itu juga akan memberikan 150 juta orang yang lain dengan beberapa ratus juta orang yang telah menanggung derita kekurangan protein, " kata Myers. Kekurangan zat besi, yang telah berlangsung di banyak tempat didunia, juga diperkirakan juga akan jadi gosip yang jauh semakin besar. Menurut studi pendukung dari GeoHealth, lebih dari 1 miliar wanita pada saat subur serta 354 juta anak dibawah umur 5 th. diprediksikan kehilangan 4 % zat besi karena kenaikan kandungan CO2. Beberapa besar populasi yang berisiko itu tinggal di Asia Selatan serta Afrika Utara. Menurutnya hal semacam ini terkait dengan problem keadilan. " Beberapa orang yang bertanggungjawab streaming persib atas meningkatnya emisi CO2 mencerminkan deskripsi beberapa orang yang juga akan menanggung derita. Negara yang lebih kaya hasilkan CO2 sedang negara dengan beberapa orang paling miskin memikul mengakibatkan. "

Login