Koordinasi Pengembangan Budidaya Padi dengan Teknologi Hazton tahun 2016

Kamis, 12 Mei 2016

Thumbnails

Pontianak (11/5/2016) Kementerian Pertanian Ditjen Tanaman Pangan melaksanakan Pertemuan Koordinasi Pengembangan Budidaya Padi dengan Teknologi Hazton tahun 2016 yg diawali dgn sambutan selamat datang oleh Kepala Dinas Kalbar Ir. H. Hazairin, MS dan dibuka secara resmi oleh Direktur Serealia di Hotel Harris yang dihadiri oleh 24 Provinsi di Indonesia. Arahan Dirjen Tanaman Pangan secara langsung disampaikan  Oleh Direktur Serealia Dr.Ir. Nandang Sunandar MP.

Teknologi Hazton ini sangat menguntungkan bagi petani imbaunya, karena Jumlah produktivitasnya di daerah yg sama bisa dua kali lipat peningkatan dari jumlah biasa. Nandang menekankan target Pengembangan padi dengan teknologi hazton dapat menjadi salah satu pendobrak dalam pencapaian target produksi padi tahun 2016. Provinsi Kalbar merupakan provinsi tempat lahirnya teknologi pengembangan padi hazton. Pada tahun 2015 sdh dikembangkan sekitar 1000 ha lebih dengan rata-rata produktivitas yg dihasilkan mencapai lebih dari 12 ton/ha. Untuk tahun 2016 ini akan dikembangkan seluas 44.500 ha dan diantaranya terdapat 3000 ha di Kota Singkawang. Maka kota Singkawang akan ditetapkan sebagai Kota Hazton.

Diakhir sambutan Nandang pun berharap kepada para Peserta Pertemuan agar menyempatkan diri melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung penerapan budidaya padi dengan teknologi Hazton di Kab. Mempawah, Kec. Sungai Pinyu Desa Peiraman Gabungan Kelompok Tani Nekat Maju.

Selanjutnya Direktur Serealia Dr. Ir. Nandang menyampaikan apresiasi kepada Gapoktan atas prestasi semangat dan konsistensinya dalam melaksanakan pengembangan padi degan teknologi Hazton dan mampu meningkatkan produksi sehingga mendapat penghargaan dari BI (Bank Indonesia) karena mampu menekan inflasi diwilayahnya. Nandang berharap dengan kunjungan  peserta pertemuan koordinasi dapat memperoleh informasi yang lenkap dan langsung dari sumbernya untuk menjadi bekal dalam menerapkam budidaya padi dengan teknologi Hazton di Daerah masing - masing.(HUMAS TP)

Google+
Thumbnails

Pontianak (11/5/2016) Kementerian Pertanian Ditjen Tanaman Pangan melaksanakan Pertemuan Koordinasi Pengembangan Budidaya Padi dengan Teknologi Hazton tahun 2016 yg diawali dgn sambutan selamat datang oleh Kepala Dinas Kalbar Ir. H. Hazairin, MS dan dibuka secara resmi oleh Direktur Serealia di Hotel Harris yang dihadiri oleh 24 Provinsi di Indonesia. Arahan Dirjen Tanaman Pangan secara langsung disampaikan  Oleh Direktur Serealia Dr.Ir. Nandang Sunandar MP.

Teknologi Hazton ini sangat menguntungkan bagi petani imbaunya, karena Jumlah produktivitasnya di daerah yg sama bisa dua kali lipat peningkatan dari jumlah biasa. Nandang menekankan target Pengembangan padi dengan teknologi hazton dapat menjadi salah satu pendobrak dalam pencapaian target produksi padi tahun 2016. Provinsi Kalbar merupakan provinsi tempat lahirnya teknologi pengembangan padi hazton. Pada tahun 2015 sdh dikembangkan sekitar 1000 ha lebih dengan rata-rata produktivitas yg dihasilkan mencapai lebih dari 12 ton/ha. Untuk tahun 2016 ini akan dikembangkan seluas 44.500 ha dan diantaranya terdapat 3000 ha di Kota Singkawang. Maka kota Singkawang akan ditetapkan sebagai Kota Hazton.

Diakhir sambutan Nandang pun berharap kepada para Peserta Pertemuan agar menyempatkan diri melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung penerapan budidaya padi dengan teknologi Hazton di Kab. Mempawah, Kec. Sungai Pinyu Desa Peiraman Gabungan Kelompok Tani Nekat Maju.

Selanjutnya Direktur Serealia Dr. Ir. Nandang menyampaikan apresiasi kepada Gapoktan atas prestasi semangat dan konsistensinya dalam melaksanakan pengembangan padi degan teknologi Hazton dan mampu meningkatkan produksi sehingga mendapat penghargaan dari BI (Bank Indonesia) karena mampu menekan inflasi diwilayahnya. Nandang berharap dengan kunjungan  peserta pertemuan koordinasi dapat memperoleh informasi yang lenkap dan langsung dari sumbernya untuk menjadi bekal dalam menerapkam budidaya padi dengan teknologi Hazton di Daerah masing - masing.(HUMAS TP)

Google+
informasi lain