Cetak Sawah Baru: Upaya mewujudkan Merauke sebagai Lumbung Pangan Indonesia Timur

Senin, 23 Mei 2016

Thumbnails
Thumbnails

Merauke (23/5/2016). Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc, Direktur Jenderal Tanaman Pangan mewakili Menteri Pertanian tanggal 23-24 Mei 2016 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Semenjak Merauke dicanangkan sebagai lumbung pangan nasional (terutama padi) oleh Presiden RI pada tanggal 10 Mei 2015,  pencetakan sawah baru terus dilakukan di Merauke. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 telah dilakukan pencetakan sawah seluas 2.115 hektar  di 3 (tiga) distrik yakni Semangga, Tanah Miring dan Malind yang tersebar di 9 (sembilan) kampung yakni: Yaba Maru, Sermayam Indah, Ngutibob, Waninggap Say, Sarsang, Soa-Senayu, Marga Mulya, Padang Raharja dan Suka Maju.

Dirjen Tanaman Pangan bersama Bupati Merauke melakukan panen padi perdana dan tanam padi ke-2 (dua) musim tanam gadu 2016 di lokasi cetak sawah tahun 2015 yang berada di Kampung Yaba Maru Distrik Tanah Miring.  Produksi rata-rata per hektar pada lahan cetak sawah baru berdasarkan hasil perhitungan riil panen perdana petani diperoleh rata-rata produksi  5 ton GKP.  Adapun pelaksanaan tanam padi ke 2(dua)  tersebut menggambar bahwa pada lahan cetak sawah baru 2015 dapat dilaksanakan 2 kali tanam dalam setahun (IP=200). Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut juga dilakukan ground breaking sebagai tanda dimulainya cetak sawah baru tambahan tahun 2016, dimana ditargetkan pada tahun 2016 dapat direalisasikan cetak sawah baru seluas 20.000 ha.

Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI mengungkapkan akan mengawal sepenuhnya kegiatan dan penganggaran dalam mendukung pencetakan sawah baru di Merauke. Hal serupa juga disampaikan oleh Dirjen Tanaman Pangan. Akan tetapi, beliau menekankan agar daerah dapat mengoptimalkan kegiatan dan anggaran yang sudah tersedia dalam DIPA 2016. Sebagai contoh, serapan anggaran kegiatan tanaman pangan di Merauke sampai saat ini saja baru mencapai 1,10%.

Pada Kunjungan Kerja tersebut, selain  Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc (Dirjen Tanaman Pangan-mewakili Menteri Pertanian) dan  H. Sulaeman Hamzah (Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Papua), juga  hadir  Dr. Ir. Widi Hardjono, MSc sebagai Penanggung Jawab UPSUS Prov. Papua dan Ir. Ignatia Maria  Honggowati, MSc dari Kementerian Koordinator Bidang  Perekonomian.  Sedangkan dari Pemerintah Daerah hadir antara lain: Kepala Dinas Pertanian Prov. Papua, Bupati dan Wakil Bupati Merauke, Kepala SKPD Kab. Merauke. Selain itu juga hadir stakeholders antara lain: Kadivre BULOG Papua dan perwakilan dari PT. Pupuk Indonesia [HUMAS TP].

Google+
Thumbnails
Thumbnails

Merauke (23/5/2016). Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc, Direktur Jenderal Tanaman Pangan mewakili Menteri Pertanian tanggal 23-24 Mei 2016 melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke Provinsi Papua. Semenjak Merauke dicanangkan sebagai lumbung pangan nasional (terutama padi) oleh Presiden RI pada tanggal 10 Mei 2015,  pencetakan sawah baru terus dilakukan di Merauke. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2015 telah dilakukan pencetakan sawah seluas 2.115 hektar  di 3 (tiga) distrik yakni Semangga, Tanah Miring dan Malind yang tersebar di 9 (sembilan) kampung yakni: Yaba Maru, Sermayam Indah, Ngutibob, Waninggap Say, Sarsang, Soa-Senayu, Marga Mulya, Padang Raharja dan Suka Maju.

Dirjen Tanaman Pangan bersama Bupati Merauke melakukan panen padi perdana dan tanam padi ke-2 (dua) musim tanam gadu 2016 di lokasi cetak sawah tahun 2015 yang berada di Kampung Yaba Maru Distrik Tanah Miring.  Produksi rata-rata per hektar pada lahan cetak sawah baru berdasarkan hasil perhitungan riil panen perdana petani diperoleh rata-rata produksi  5 ton GKP.  Adapun pelaksanaan tanam padi ke 2(dua)  tersebut menggambar bahwa pada lahan cetak sawah baru 2015 dapat dilaksanakan 2 kali tanam dalam setahun (IP=200). Dalam kesempatan kunjungan kerja tersebut juga dilakukan ground breaking sebagai tanda dimulainya cetak sawah baru tambahan tahun 2016, dimana ditargetkan pada tahun 2016 dapat direalisasikan cetak sawah baru seluas 20.000 ha.

Sulaeman Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI mengungkapkan akan mengawal sepenuhnya kegiatan dan penganggaran dalam mendukung pencetakan sawah baru di Merauke. Hal serupa juga disampaikan oleh Dirjen Tanaman Pangan. Akan tetapi, beliau menekankan agar daerah dapat mengoptimalkan kegiatan dan anggaran yang sudah tersedia dalam DIPA 2016. Sebagai contoh, serapan anggaran kegiatan tanaman pangan di Merauke sampai saat ini saja baru mencapai 1,10%.

Pada Kunjungan Kerja tersebut, selain  Dr. Ir. Hasil Sembiring, MSc (Dirjen Tanaman Pangan-mewakili Menteri Pertanian) dan  H. Sulaeman Hamzah (Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Papua), juga  hadir  Dr. Ir. Widi Hardjono, MSc sebagai Penanggung Jawab UPSUS Prov. Papua dan Ir. Ignatia Maria  Honggowati, MSc dari Kementerian Koordinator Bidang  Perekonomian.  Sedangkan dari Pemerintah Daerah hadir antara lain: Kepala Dinas Pertanian Prov. Papua, Bupati dan Wakil Bupati Merauke, Kepala SKPD Kab. Merauke. Selain itu juga hadir stakeholders antara lain: Kadivre BULOG Papua dan perwakilan dari PT. Pupuk Indonesia [HUMAS TP].

Google+
informasi lain