Dirjen Tanaman Pangan:"Pergantian Pejabat merupakan hal yang biasa dan bukan merupakan suatu hal tabu, disamping untuk penyegaran pergantian Pejabat juga diperlukan untuk memaksimalkan capaian produksi"

Kamis, 17 Mei 2018

Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails

Jakarta (17/5/2018), Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura yaitu Ir. Warjito, M.Si menggantikan Ir. Tri Susetyo, MM, bertempat di Ruang UPSUS PJK I Sekretariat Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Hadir dalam acara Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Maman Suherman, Direktur Serealia Ali Jamil, Direktur Perbenihan Bambang Sugiarto, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Rita Mezu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Mohammad Takdir Mulyadi.

“Pergantian Pejabat merupakan hal yang biasa dan bukan merupakan suatu hal tabu, disamping untuk penyegaran  pergantian Pejabat juga diperlukan untuk memaksimalkan capaian produksi khususnya sub sektor Tanaman Pangan terutama Padi , Jagung dan Kedelai” papar Dirjen TP mengawali sambutan.

Berdasarkan angka sementara (ASEM) diprediksi produksi  Tanaman Pangan tahun 2017 secara nasional, untuk padi mencapai 81,07 juta ton GKG, terjadi penurunan produksi sebesar 312,55 ribu ton GKG (0,38%) diabandingkan dengan angka ramalan (ARAM) II tahun 2017 sebesar 81,39 juta ton GKG. Produksi Jagung  mencapai 28,93 juta ton pipilan kering (PK). Terjadi kenaikan yang cukup signifikan sebesar 977,08 ribu ton PK (3,50%) dibandingkan dengan ARAM II tahun 2017 sebesar 27,95 juta ton PK. Sedangkan produksi Kedelai tahun 2017 hanya mencapai 538,71 ribu ton biji kering (BK) atau menurun sebesar 3,736 ton BK (0,69%) dibandingkan dengan ARAM II tahun 2017 sebesar 542,45 ribu ton BK.

Dari data produksi tersebut “itu berarti tugas kita masih sangat berat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera kita lakukan agar kecukupan pangan dapat tetap dipenuhi dan kesejahteraan petani dapat terpenuhi” ungkap Gatot.

Di akhir sambutan Dirjen TP Sumarjo Gatot Irianto berpesan kepada pejabat yang baru untuk langsung bergerak cepat dan bekerja keras, sehingga dapat  menyelesaikan segala permasalahan secara tuntas, adapun  Kegiatan-kegiatan Strategis  yang perlu dikawal dan di kendalikan dengan baik, meliputi Luas Tambah Tanam (LTT), Serap Gabah Petani, Pengadaan Benih Padi, Pengadaan Benih Jagung, Pengadaan Pestisida, Penerapan  Pengendalian Hama Terpadu, Penerapan Penanggulangan Dampak Perubahan, Pengetahuan Agroekosite, Gerakan Pengendalan dan Penyaluran Alsintan diantaranya (Dryer).

 

Google+
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails
Thumbnails

Jakarta (17/5/2018), Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura yaitu Ir. Warjito, M.Si menggantikan Ir. Tri Susetyo, MM, bertempat di Ruang UPSUS PJK I Sekretariat Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Hadir dalam acara Direktur Jenderal Tanaman Pangan Sumarjo Gatot Irianto, Sekretaris Direktorat Jenderal Maman Suherman, Direktur Serealia Ali Jamil, Direktur Perbenihan Bambang Sugiarto, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Rita Mezu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Mohammad Takdir Mulyadi.

“Pergantian Pejabat merupakan hal yang biasa dan bukan merupakan suatu hal tabu, disamping untuk penyegaran  pergantian Pejabat juga diperlukan untuk memaksimalkan capaian produksi khususnya sub sektor Tanaman Pangan terutama Padi , Jagung dan Kedelai” papar Dirjen TP mengawali sambutan.

Berdasarkan angka sementara (ASEM) diprediksi produksi  Tanaman Pangan tahun 2017 secara nasional, untuk padi mencapai 81,07 juta ton GKG, terjadi penurunan produksi sebesar 312,55 ribu ton GKG (0,38%) diabandingkan dengan angka ramalan (ARAM) II tahun 2017 sebesar 81,39 juta ton GKG. Produksi Jagung  mencapai 28,93 juta ton pipilan kering (PK). Terjadi kenaikan yang cukup signifikan sebesar 977,08 ribu ton PK (3,50%) dibandingkan dengan ARAM II tahun 2017 sebesar 27,95 juta ton PK. Sedangkan produksi Kedelai tahun 2017 hanya mencapai 538,71 ribu ton biji kering (BK) atau menurun sebesar 3,736 ton BK (0,69%) dibandingkan dengan ARAM II tahun 2017 sebesar 542,45 ribu ton BK.

Dari data produksi tersebut “itu berarti tugas kita masih sangat berat, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera kita lakukan agar kecukupan pangan dapat tetap dipenuhi dan kesejahteraan petani dapat terpenuhi” ungkap Gatot.

Di akhir sambutan Dirjen TP Sumarjo Gatot Irianto berpesan kepada pejabat yang baru untuk langsung bergerak cepat dan bekerja keras, sehingga dapat  menyelesaikan segala permasalahan secara tuntas, adapun  Kegiatan-kegiatan Strategis  yang perlu dikawal dan di kendalikan dengan baik, meliputi Luas Tambah Tanam (LTT), Serap Gabah Petani, Pengadaan Benih Padi, Pengadaan Benih Jagung, Pengadaan Pestisida, Penerapan  Pengendalian Hama Terpadu, Penerapan Penanggulangan Dampak Perubahan, Pengetahuan Agroekosite, Gerakan Pengendalan dan Penyaluran Alsintan diantaranya (Dryer).

 

Google+
informasi lain