AWAL TAHUN 2016, DIRJEN TANAMAN PANGAN PANEN RAYA DI GUNUNG SITOLI

Selasa, 26 Januari 2016

Thumbnails

Gunung Sitoli - Sabtu (16/1/2016) Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc  melakukan panen raya seluas 767 ha, GP-PTT Padi seluas 233 ha, Hazton 200 ha, Optimasi lahan 334 ha, dengan produktifitas rata-rata 12,75 ton/ha. Secara simbolis panen padi dilakukan pada sawah milik Kelompok Tani Lestari di Desa Gawu-gawu, Kecamatan Gunung Sitoli Utara, Kotamadya Gunung Sitoli. Hadir dalam kesempatan tersebut pejabat daerah dan Muspida  Kotamadya Gunung Sitoli  sepert Walikota Gunung Sitoli Drs. Martinus Lase, MSP, Dandim 0213/Nias Letkol Inf. Luhut B. Sidabariba, Sekretaris Daerah Gunung Sitoli  Drs. Edison Ziliwu, MM, M.Si,  Kepala Dinas Pertanian Gunung Sitoli Eliyunus Waruwu, S.PT, M.Si dan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pemprov. Sumatra Utara  Ir John Albertson Sinaga.

Yahouwu!! Demikian salam khas pulau Nias mengawali Sambutan Dirjen Tanaman Pangan. Dalam kesempatan tersebut Hasil Sembiring menyampaikan bahwa kedatanganya dalam panen raya ini ingin melihat dan memastikan metode tanam dengan Teknolgi Hazton berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman, di tahun 2015 Teknologi Hazton hanya diberikan di Gunung Sitoli dan Kalimantan Barat dan untuk  tahun 2016 akan diperbanyak hampir sekitar 40.000 ha yang tersebar di seluruh Indonesia tetapi sebelum disebarkan secara luas saya harus yakin dan melihat dulu seperti apa tampilan dan hasil dari Teknolgi Hazton tersebut "Tegasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Gunung Sitoli mengatakan bahwa jumlah kelompok tani yang ada di kota Gunung Sitoli adalah 613 kelompok tani dan yang bergabung dalam hamparan ini sejumlah 46 kelompok tani, dalam panen ini petani menggunakan alat Combine Harvester mini dan panen pun dilakukan secara gotong royong sehingga proses panen jauh lebih cepat dibandingkan yang kita prediksi’ tandasnya. Lebih lanjut Kadis menyampaikan yang menjadi masalah utama adalah masalah perilaku petani tekait dengan cara mengolah dan memanfaatkan  bantuan yang diberikan, kedepannya di harapkan agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga bantuan bisa dipergunakan secara efektif "Ujarnya.

Di akhir acara Dirjen Tanaman Pangan beserta rombongan meninjau Pembangunan Gudang Desa Mandiri Benih oleh kelompok tani Fariawo Desa Tetehosiafia Kecamatan Gunung Sitoli Utara.

Sehari sebelum Panen Raya, Jum’at (15/1/2016) Hasil Sembiring telah mengunjungi beberapa tempat diantaranya : Meninjau Pertanaman Hazton/Hamparan Sawah Bira seluas 16 ha, Kelompok Tani Bira, Desa Tuhegeo I Kec. Gunung Sitoli Idanoi, Kota Gunung Sitoli. Meninjau Hamparan Sawah Laezoyo, Gapoktan Kasi Pelaksana Desa mandiri Benih, Desa AnonamoloI Lot, kec Gunung Sitoli Selatan, Kota Gunung Sitoli. Meninjau Sungai Menaula, rencana pembangunan bendung di Desa Onozitoli Tabaloho, Kec. Gunung Sitoli Selatan, Kota Gunung Sitoli. Bendung ini diperkirakan bisa mengaliri sawah seluas 1500 ha yang ada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Gunung Sitoli Selatan dan Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi.(Humas TP/Abd)

Google+
Thumbnails

Gunung Sitoli - Sabtu (16/1/2016) Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc  melakukan panen raya seluas 767 ha, GP-PTT Padi seluas 233 ha, Hazton 200 ha, Optimasi lahan 334 ha, dengan produktifitas rata-rata 12,75 ton/ha. Secara simbolis panen padi dilakukan pada sawah milik Kelompok Tani Lestari di Desa Gawu-gawu, Kecamatan Gunung Sitoli Utara, Kotamadya Gunung Sitoli. Hadir dalam kesempatan tersebut pejabat daerah dan Muspida  Kotamadya Gunung Sitoli  sepert Walikota Gunung Sitoli Drs. Martinus Lase, MSP, Dandim 0213/Nias Letkol Inf. Luhut B. Sidabariba, Sekretaris Daerah Gunung Sitoli  Drs. Edison Ziliwu, MM, M.Si,  Kepala Dinas Pertanian Gunung Sitoli Eliyunus Waruwu, S.PT, M.Si dan Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pemprov. Sumatra Utara  Ir John Albertson Sinaga.

Yahouwu!! Demikian salam khas pulau Nias mengawali Sambutan Dirjen Tanaman Pangan. Dalam kesempatan tersebut Hasil Sembiring menyampaikan bahwa kedatanganya dalam panen raya ini ingin melihat dan memastikan metode tanam dengan Teknolgi Hazton berjalan dengan baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas tanaman, di tahun 2015 Teknologi Hazton hanya diberikan di Gunung Sitoli dan Kalimantan Barat dan untuk  tahun 2016 akan diperbanyak hampir sekitar 40.000 ha yang tersebar di seluruh Indonesia tetapi sebelum disebarkan secara luas saya harus yakin dan melihat dulu seperti apa tampilan dan hasil dari Teknolgi Hazton tersebut "Tegasnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian Gunung Sitoli mengatakan bahwa jumlah kelompok tani yang ada di kota Gunung Sitoli adalah 613 kelompok tani dan yang bergabung dalam hamparan ini sejumlah 46 kelompok tani, dalam panen ini petani menggunakan alat Combine Harvester mini dan panen pun dilakukan secara gotong royong sehingga proses panen jauh lebih cepat dibandingkan yang kita prediksi’ tandasnya. Lebih lanjut Kadis menyampaikan yang menjadi masalah utama adalah masalah perilaku petani tekait dengan cara mengolah dan memanfaatkan  bantuan yang diberikan, kedepannya di harapkan agar bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga bantuan bisa dipergunakan secara efektif "Ujarnya.

Di akhir acara Dirjen Tanaman Pangan beserta rombongan meninjau Pembangunan Gudang Desa Mandiri Benih oleh kelompok tani Fariawo Desa Tetehosiafia Kecamatan Gunung Sitoli Utara.

Sehari sebelum Panen Raya, Jum’at (15/1/2016) Hasil Sembiring telah mengunjungi beberapa tempat diantaranya : Meninjau Pertanaman Hazton/Hamparan Sawah Bira seluas 16 ha, Kelompok Tani Bira, Desa Tuhegeo I Kec. Gunung Sitoli Idanoi, Kota Gunung Sitoli. Meninjau Hamparan Sawah Laezoyo, Gapoktan Kasi Pelaksana Desa mandiri Benih, Desa AnonamoloI Lot, kec Gunung Sitoli Selatan, Kota Gunung Sitoli. Meninjau Sungai Menaula, rencana pembangunan bendung di Desa Onozitoli Tabaloho, Kec. Gunung Sitoli Selatan, Kota Gunung Sitoli. Bendung ini diperkirakan bisa mengaliri sawah seluas 1500 ha yang ada di dua kecamatan yaitu Kecamatan Gunung Sitoli Selatan dan Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi.(Humas TP/Abd)

Google+
informasi lain