Jl. AUP No. 3 Pasar Minggu,
Jakarta Selatan 12520,
Provinsi DKI Jakarta

(021) 7824 669

ID EN
Logo

Kementerian Pertanian

Direktorat Jenderal
Tanaman Pangan

7

Jaga ketersediaan pangan, Kementan Gelar Pangan Murah di Yogyakarta

Yogyakarta, Kementerian Pertanian (kementan) terus gencar turun ke lapangan untuk memastikan ketersediaan pangan selama bulan  Ramadhan dan Idul Fitri 2022, salah satu nya dengan menggelar Pangan Murah di Yogyakarta. Kegiatan yang bekerjasama dengan Pemerintah DIY dan beberapa stakeholder ini akan digelar selama 3 hari mulai tanggal 26-28 April 2022. 


"Kami (Kementan) hadir disini atas Instruksi Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memastikan ketersediaan stok 12  komoditi pangan selama bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran " ucap Yuris Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian. 

Yuris menambahkan Gelar Pangan Murah bertujuan untuk memudahkan dan mendekatkan  masyarakat mendapatkan kebutuhannya.


Kementan telah melakukan kegiatan monitoring ini hampir seluruh Kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.  Nantinya jika ditemui ada kelangkaan stok maka Kementan nantinya akan melakukan intervensi stok dari daerah yang surplus  tegas Yuris. 


Selain bahan pokok seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, gula dan minyak  goreng, Kementan juga mengelontorkan kedelai sebanyak 2 ton dari sentra produksi kedelai di Kab. Grobogan untuk memenuhi kebutuhan pengrajin tahu dan tempe di Yogyakarta. 


"Kedelai yang kami salurkan ini adalah kedelai lokal dan harganya dibawah harga pasar," tuturnya. 


Yuris berharap ini dapat sedikit membantu para pengerajin tahu/tempe di Yogyakarta mendapatkan kedelai dengan harga yang murah.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementan yang memfasilitasi pasar murah ini, karena sangat membantu masyarakat dalam membeli kebutuhan bahan pokok dengan harga yang murah " kata Sugeng Purwanto Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan DIY. 


Sugeng menjelaskan bahwa kondisi stok 12 Komoditi strategis aman hingga pertengahan  tahun 2022. "3 hari ini kami akan mengadakan evaluasi terkait kegiatan gelar pangan  murah, jika animo masyarakat tinggi akan kita lakukan secara rutin tiap bulan" imbuhnya.



Titi salah satu pengunjung pasar murah merasa senang dan terbantu dengan adanya Gelar Pangan murah ini. Beras yang biasa dibeli Rp.11.000  sekarang hanya  Rp. 9.000 lebih murah 2.000 dari harga dipasarkan tradisional.


Senada dengan Titi, Mujiono mengaku sengaja berbelanja minyak goreng dan daging sapi di bazar pangan murah, karena harga murah dan kualitasnya bagus.


Ditempat terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan  mengatakan jajarannya ditugaskan Menteri Pertanian mengawal terus stok dilapangan salah satunya DIY.


 “Kami semua sedang turun ke lapangan mulai dari DKI, Jateng, DIY, Jatim sampai Bali untuk melakukan kegiatan yang sama seperti disini, melakukan pengawalan ketersediaan pangan sampai dua minggu ke depan,” ujarnya.


“Silahkan masyarakat menikmati, kami dekatkan produsen ke konsumen. Dari pantauan kami di Provinsi binaan terinformasi, seluruh ketersediaan cukup dan aman. Kondisi fluktuasi harga masih terkendali, silahkan masyarakat menikmati gelaran pangan murah hari ini,” sambung Suwandi.

WhatsApp


Email


Jam Pelayanan

Hari Kerja
08:00 s/d 16:00