Jl. AUP No. 3 Pasar Minggu,
Jakarta Selatan 12520,
Provinsi DKI Jakarta

(021) 7824 669

ID EN
Logo

Kementerian Pertanian

Direktorat Jenderal
Tanaman Pangan

7

MEMILIH VARIETAS SORGUM YANG AKAN DIBUDIDAYAKAN



Sorgum (Sorghum bicolor) merupakan tanaman dari family Poaceae (sama seperti padi, jagung dan gandum). Setidaknya terdapat 25 spesies sorgum  yang ada di dunia, dimana, 17 di antaranya berasal dari Australia yang menyebar ke Afrika, Asia, Mesoamerika dan beberapa pulau di Samudra Hindia dan Pasifik (https://en.wikipedia.org/wiki/Sorghum).  Meskipun demikian, Australia tidak termasuk 8 negara penghasil sorgum terbesar di dunia.  Data dari FAOSTAT (2021) menunjukkan negara terbesar penghasil sorgum adalah Amerika Serikat dengan produksi 8,7 juta ton, disusul oleh Nigeria dan Ethiopia (Gambar 1).

 

Gambar 1. Negara terbesar penghasil sorgum 

Daerah budidaya sorgum sangat luas, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi dengan iklim tropis-kering sampai iklim basah.  Sorgum termasuk tanaman serealia golongan C4 yang membutuhkan sinar matahari selama siklus hidupnya. Salah satu hal yang istimewa pada sorgum adalah termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan, membutuhkan biaya perawatan yang termasuk murah dan bisa ditanam secara tumpang sari dengan padi gogo, kedelai, kacang tanah atau tembakau, ataupun ditanam sebagai tanaman tunggal. Dalam satu kali tanam, sorgum dapat dipanen lebih satu kali sehingga sorgum tergolong tanaman yang memiliki produktivitas yang tinggi. 

Serealia ini digunakan sebagai bahan pangan (food), pakan (feed) dan juga bahan bakar (fuel).  Ada sorgum yang dimanfaatkan bijinya dan ada pula sorgum yang dimanfaatkan batangnya. Berbagai varietas sorgum telah dilepas oleh Menteri Pertanian dengan keunggulan spesifik masing-masing (Gambar 2).  

Untuk menentukan varietas apa yang akan ditanam, maka petani harus menentukan tujuan pemanfaatan hasil panen sorgum.  Sorgum biji digunakan untuk pangan dan pakan ternak serta bahan baku industri pembuatan minuman dan bio-etanol (contoh varietas: Kawali, Super 6 Agritan, Suri 3, Suri 4 Agritan, Pahat).  Sorgum manis dimanfaatkan cairan batangnya untuk bahan baku pembuatan sirup dan bahan baku pembuatan etanol (contoh varietas: Numbu, Super 1, Super 2, Bioguma 1, 2 dan 3, Samurai 1, samurai 2, Soper 7 Agritan dan Soper 9 Agritan).

 

(Sumber: Amin Nur (2022) dalam Bimtek Produksi dan Sertifikasi Benih Sorgum)

Gambar 2. Berbagai varietas sorgum yang telah dilepas Menteri Pertanian

Setelah memiliki pilihan varietas sesuai dengan tujuan pemanfaatan, selanjutnya dilakukan pemilihan varietas berdasarkan kondisi areal pertanaman.  Misalnya, untuk daerah dengan angin kencang, maka penggunanaan varietas Super 2, Soper 6, Soper 7 dan Soper 9 akan sesuai karena tahan rebah.  Untuk menghindari burung, dapat ditanam varietas Suri 4 yang tidak disukai burung, tetapi varietas Numbu dan Soper 6 paling disukai burung sehingga harus dilakukan langkah-langkah pengamanan seperti penggunaan sungkup plastik pada malai.  

Dengan memperhatikan uraian dalam SK pelepasan varietas, maka calon pengguna dapat memilih varietas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi.  Inilah salah satu keuntungan menggunakan benih varietas unggul yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian.  Tanpa adanya SK pelepasan varietas maka calon pengguna benih akan kesulitan memperoleh informasi tentang sifat dan keunggulan varietas yang akan ditanam.

Oleh: Dina dan Catur Setiawan (Pengawas Benih Tanaman di Direktorat Perbenihan)



WhatsApp


Email


Jam Pelayanan

Hari Kerja
08:00 s/d 16:00