Jl. AUP No. 3 Pasar Minggu,
Jakarta Selatan 12520,
Provinsi DKI Jakarta

(021) 7824 669

ID EN
Logo

Kementerian Pertanian

Direktorat Jenderal
Tanaman Pangan

7

KEPMENTAN 996/2022, SEMAKIN MUDAH DALAM SERTIFIKASI BENIH PORANG

Ketika budidaya Porang booming di Indonesia, penyediaan benih bersertifikat muncul menjadi tantangan tersendiri.  Sesuai dengan UU 22/2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan, bahwa benih yang diedarkan harus memenuhi standar mutu, disertifikasi dan diberi label (Pasal 30 ayat2).  Cara sertifikasi benih Porang mulai diatur melalui Kepmentan 620/2020 dan diperbarui melalui Kepmentan 996/2022 tentang Petunjuk Teknis Sertifikasi Benih Tanaman Pangan yang terbit pada 14 April 2022.  Benih Porang dapat disertifikasi melalui sertifikasi baku, sertifikasi melalui pemurnian varietas dan sertifikasi varietas lokal.

Dalam kepmentan yang baru ini, bentuk benih porang tidak hanya biji, katak (bulbil) dan umbi saja, tetapi juga termasuk kultur in vitro hasil kultur jaringan dan tanaman muda.  Masing-masing bentuk benih tersebut mempunyai cara sertifikasi dan standar mutu yang berbeda-beda. Produksi benih dapat dilakukan mulai dari tahun pertama hingga tahun ketiga.  Hal ini akan menjamin ketersediaan benih yang lebih banyak.

Adapun standar mutu benih Porang sesuai dengan Kepmentan 996/2022 adalah sebagai berikut:

Spesifikasi Persyaratan Mutu Benih di Lapangan

Parameter Pemeriksaan

Satuan

Kelas Benih

BS

BD

BP/ BP1/ BP2

BR/ BR1/ BR2/BR3/BR4

CVL  dan Tipe Simpang (maksimal)

%

0,0

0,1

0,5

0,5

Voluntir (maksimal)

%

0,0

0,1

0,5

0,5

Spesifikasi Persyaratan Mutu Benih di Laboratorium

Parameter Pemeriksaan

Satuan

Kelas Benih

BS

BD

BP/ BP1/ BP2

BR/BR1/ BR2/BR3/BR4

Daya Berkecambah (minimal)

%

80

80

80

80

Kadar air (minimal)

%

30

30

30

30

Kadar air  (maksimal)

%

70

70

70

70

Benih murni (minimal)

%

97

97

95

95

 


 

Spesifikasi Persyaratan Mutu Benih di Gudang

Parameter Pemeriksaan

Satuan

Kelas Benih

BS

BD

BP/ BP1/ BP2

BR/BR1/ BR2/BR3/BR4

Busuk Umbi/Katak (Bulbil) (maksimal)

%

1,0

3,0

5,0

5,0

Kutu Cabuk (maksimal)

%

1,0

3,0

5,0

5,0

Tercampur Umbi Tanaman Lain (maksimal)

%

0,0

1,0

2,0

3,0

Kerusakan Mekanis (maksimal)

%

0,0

1,0

2,0

3,0

 

Spesifikasi Persyaratan Mutu Benih kultur in vitro

Parameter Pemeriksaan

Satuan

Kelas Benih BR

Kemunculan :

-    Akar (minimal)

-    Batang (minimal)

-    Daun (minimal)

 

akar

ruas

helai

 

3

1

1

Kesehatan planlet dalam botol

-      Jamur

-      Bakteri

 

%

%

 

0,0

0,0

Kesehatan planlet di luar botol

Logo

KEMENTERIAN PERTANIAN

Direktorat Jenderal
Tanaman Pangan

Jl. AUP No. 3 Pasar Minggu,
Jakarta Selatan 12520
Provinsi DKI Jakarta
Telp:(021) 7824669, (021)7806819
Fax: (021)7806309
Email: ditjen_tp@pertanian.go.id

Ikuti Kami


Copyright ©2021 Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
All Rights Reserved.

WhatsApp


Email


Jam Pelayanan

Hari Kerja
08:00 s/d 16:00