Ditjen Tanaman Pangan Tampilkan Inovasi Varietas Unggul dan Produk Olahan pada PENAS XVII Gorontalo
Gorontalo – Direktorat Jenderal Tanaman Pangan turut berpartisipasi dalam Pameran PENAS XVII yang diselenggarakan di Gorontalo dengan menampilkan berbagai inovasi dan produk unggulan sektor tanaman pangan.
Pada pembukaan PENAS XVII Gorontalo, hadir mewakili Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Rachmat, dan Kepala Balai Pengembangan Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPMBTPH) Cimanggis, Andi M. Idil. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen Ditjen Tanaman Pangan dalam mendukung pengembangan pertanian nasional melalui inovasi teknologi, benih unggul, dan penguatan hilirisasi produk pangan.
Usai mengikuti rangkaian acara pembukaan, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan bersama Kepala Balai BPMBTPH Cimanggis meninjau stan pameran Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi ajang untuk melihat secara langsung berbagai inovasi dan produk yang ditampilkan kepada peserta PENAS XVII. Pada pameran tersebut, Ditjen Tanaman Pangan memperkenalkan berbagai Varietas Unggul Baru (VUB) komoditas strategis, meliputi padi, jagung, kedelai, sorgum, dan kacang hijau. Berbagai varietas tersebut merupakan hasil inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, stan Ditjen Tanaman Pangan juga menampilkan beragam produk pangan berbahan dasar jagung yang diproduksi oleh pelaku usaha dan kelompok tani dari Kabupaten Gorontalo. Produk-produk tersebut menjadi contoh nyata pengembangan hilirisasi komoditas jagung yang memberikan nilai tambah bagi petani dan masyarakat.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat melihat berbagai produk olahan tanaman pangan yang menunjukkan potensi pengembangan industri pangan berbasis komoditas lokal. Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan dapat mendorong diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia.
Melalui partisipasi dalam PENAS XVII Gorontalo, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan berkomitmen untuk terus memperkuat penyebarluasan inovasi teknologi, pemanfaatan varietas unggul, serta pengembangan produk hilir tanaman pangan guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“PENAS ini bukan hanya ajang silaturahmi, kumpul-kumpul, tapi paling tidak ada teknologi-teknologi pertanian yang dapat dipakai atau dilaksanakan oleh para petani kita, sehingga produktivitas baik itu tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, itu bisa meningkat tentunya”, tutup Andi M. Idil.




