Tiga Petugas Gugur Saat Salurkan Bantuan Ternak di Papua, Mentan Amran: Mereka Pahlawan Pangan
JAKARTA — Duka mendalam menyelimuti program ketahanan pangan di Papua Pegunungan. Tiga petugas Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya gugur setelah rombongan mereka menjadi korban penembakan saat menjalankan tugas kemanusiaan di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9) sore.
Ketiga petugas tersebut tengah dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat ketika rombongan mereka diadang dan ditembaki oleh pelaku kriminal bersenjata.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban. Ia menyebut para petugas tersebut sebagai “pahlawan pangan” yang gugur ketika menjalankan tugas untuk membantu masyarakat di pedalaman Papua.
“Atas nama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, dan pribadi, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Mereka adalah pahlawan pangan yang gugur dalam tugas mulia, membawa bantuan ternak untuk saudara-saudara kita di pedalaman Papua,” ujar Amran, dikutip Kamis (10/9/2026).
Menurut Amran, para petugas pertanian yang menjalankan program bantuan ternak dan ketahanan pangan tidak seharusnya menjadi sasaran kekerasan. Mereka datang membawa bantuan untuk masyarakat, bukan ancaman.
Karena itu, Amran meminta aparat keamanan memberikan perlindungan penuh kepada para petugas yang menjalankan tugas di lapangan. Ia juga mendesak Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran TNI-Polri mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.
“Program bantuan pangan dan ternak untuk masyarakat Papua tidak boleh berhenti karena ancaman kekerasan. Negara harus hadir lebih kuat, melindungi setiap pahlawan pangan yang bertaruh nyawa demi menjamin kecukupan pangan rakyat Papua,” tegasnya.
Program Bantuan Tetap Berjalan
Meski insiden tersebut menimbulkan duka dan kekhawatiran, Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional memastikan program bantuan ternak dan pangan di Papua Pegunungan akan tetap dilanjutkan.
Pemerintah juga menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga para korban.
Amran berharap aparat keamanan segera mengungkap kasus tersebut dan memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, keamanan menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan pertanian di Papua dapat terus berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Kami sangat berduka mendengar kabar ini. Semoga aparat keamanan dapat segera mengungkap kasus ini dan memastikan tidak terulang kembali. Kita ingin pembangunan pertanian di Papua kuat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Amran.




