logo
24 April 2025Tanam Padi Serentak di 14 Provinsi Indramayu Siap Jadi Tulang Punggung Pangan Nasional

Indramayu,- Kementerian Pertanian melaksanakan Gerakan Tanam Padi Serentak di 150 Kabupaten/Kota dan 14 Provinsi, Rabu 23/24/2025.
Acara yang di Pusatkan di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan ini juga disiarkan melalui daring dan di hadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Mentan Amran Sulaiman.

Presiden menyaksikan penanaman padi melalui mekanisasi (Rice Transplanter) Presiden juga mencoba  melakukan penyebaran benih padi menggunakan drone.

Sementara itu, Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat juga turut berpatisipasi melakukan gerakan tanam  padi di Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Kroya. 

Di Indramayu sendiri kegiatan dihadiri oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Wakil Bupati Indramayu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Aster Kasdam serta para petani di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat (Kementan) atas perhatiannya selama ini ke Kabupaten Indramayu. Menurutnya Indramayu siap mendukung program-program terkait dengan Ketahanan Pangan.

"Namun harapannya tentu  Pak Dirjen, petani tidak di repotkan lagi terkait kebutuhan pupuk, kebutuhan air terakhir kepastian harga gabah," tutur Syaefudin.

"Allhamdulillah  melalui Keputusan Presiden dengan harga gabah saat ini, luar biasa masyarakat mengapresisasi dan merasa senang, Terimakasih Bapak Presiden,"  ungkap Syaefudin menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Yudi Sastro menjelaskan Jawa Barat adalah tiga Besar penyumbang pangan nasional, Bisa juga kedua besar terkait dengan produksi, kemudian Indramayu salah satu sentra utama penyumbang utama swasembada pangan.

"Tadi disampaikan Pak Kadis, Indramayu sudah panen 20-25 persen, masih ada sekitar 75 persen belum panen, Artinya penyumbang panen di bulan April bahkan mungkin Mei adalah yang masih besar tetap Indramayu," ujar Yudi Sastro.

"Jadi sekali lagi saya atas nama Kementerian Pertanian mengapresiasi Jawa Barat, mengapresiasi Indramayu atas peran sertanya, Pak Wakil Bupati, kalau bicara Indramayu, saya kira Indramayu sudah cukup, terkait dengan swasembada, tetapi kita bicara Jawa Barat, Jawa Barat ini produksinya tinggi, tetapi membutuhkan beras juga tinggi", tutur Yudi.


Yudi menegaskan dukungan penuh sudah dilakukan berbagai pihak mulai dari irigasi pengairan, penyediaan pupuk  maupun harga gabah. Dengan percepatan tanam, pihaknya optimis produksi di Indonesia terus meningkat dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. 

Pada kesempatan itu, dilakukan penanaman padi menggunakan mesin transplanter dan penyemprotan menggunakan drone.

ARTIKEL TERKAIT
Indef nilai stabilitas harga pangan dunia sinyal positif di Lebaran
10 Mar 2026

Indef nilai stabilitas harga pangan dunia...

Panen Sorgum untuk Benih kegiatan tahun 2026
07 Mar 2026

Panen Sorgum untuk Benih kegiatan tahun...

Mentan Amran: Stok Pangan Aman 324 Hari ke Depan, Produksi Beras 2,6–5,7 Juta Ton per Bulan
06 Mar 2026

Mentan Amran: Stok Pangan Aman 324...

Komisi IV DPR RI Apresiasi Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi
05 Mar 2026

Komisi IV DPR RI Apresiasi Ekspor...